Pengaruh SYL Tak Mampu Menangkan IYL di Pilgub Sulsel

Jayadi Nas

Terkini.id — Kekalahan Ichsan Yasin Limpo (IYL) di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel 2018, menambah daftar klan Yasin Limpo (YL) yang gugur dalam Pilkada di Sulsel.

Meski belum ada pengumuman resmi dari KPU terkait kekalahan IYL yang berpasangan Andi Mudzakkar, namun beberapa lembaga survei yang melakukan quick count atau perhitungan cepat menunjukkan IYL-Cakka berada diurutan ketiga, kalah bersaing dengan pasangan Nurdin Halid-Aziz Qahhar diurutan kedua dan Nurdin Abdullah-Andi Sudirman di urutan pertama.

Kekalahan IYL di Pilgub Sulsel menyisakan tanda tanya, padahal dia didukung full oleh kakaknya Syahrul Yasin Limpo yang merupakan Mantan Gubernur Sulsel dua periode.

Pengamat Politik Universitas Hasanuddin, Jayadi Nas menanggapi kegagalan IYL melanjutkan kepemimpinan SYL, karena beberapa faktor.

Yang pertama kata Jayadi, berakhirnya masa jabatan SYL sebagai Gubernur Sulsel pada 18 April 2018, tidak lagi memiliki pengaruh besar untuk memenangkan IYL di Pilgub.

“Orangkan biasanya loyal karena kelemimpinannya, kalau ditidak lagi memimpin tentu loyalitasnya lain. Teori politik dikatakan keterpengaruhan seseorang itu sangat dipengaruhi posisi dimana dia berada,” kata Jayadi melalui sambungan telepon, Kamis 28 Juni 2018.

Faktor kedua, masyarakat sudah semakin cerdas. Menurutnya, masyarakat ingin membuat suasana baru yang diharapkan bisa lebih baik dari apa yang dilakukan oleh SYL selama ini.

“Bukan berarti klan YL sudah habis, saya kira tidak. Kita harus lihat bahwa kalau misalnya yang baru ini mampu membawa suasana baru jauh lebih baik, tentu akan memperkuat bahwa memang masyarakat membutuhkan suasana baru. Tapi kalau tidak bisa, klan YL akan kembali dilirik,” ungkapnya.

Adapun daftar klan YL yang tumbang di Pilkada diantaranya, Irman Yasin Limpo tumbang di Pilwalkot Makassar 2013, Tanri Olle Yasin Limpo kalah di Pilkada Gowa 2015 dan Lutfi Halide (besan di Soppeng) tumbang di Pilkada Soppeng 2015.

Berita Terkait
Komentar
Terkini