Pengurus MUI Sulawesi Selatan Terima Kunjungan Komisioner KPID Sulsel

Terkini.id, Makassar – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan Menerima Kunjungan sekaligus Silaturahim Komisioner KPID Sulsel pada Kamis (13/1/2022) kemarin di Sekretariat MUI Sulsel, Jl. Masjid Raya Makassar.

Penerimaan Kunjungan silaturahim KPID Sulsel tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum MUI Sulsel, Prof Dr KH Najamuddin Lc MA., yang didampingi oleh Sekretaris Umum MUI Sulsel, Dr KH Muammar Bakry Lc MA, Bendahara Umum MUI Sulsel, Ir H Andi Taswin Abdullah, Ketua bidang INFOKOM MUI Sulsel, Dr KH M Ishak Samad MEd, Sekretaris bidang Infokom, Prof Dr Sukardi Weda SS M Hum. Turut hadir dari bidang Fatwa, Dr KH Syaifullah Rusmin Lc dan Dr H Syatar Lc, beserta sejumlah pengurus dari Komisi Infokom MUI Sulsel.

Maksud dari kunjungan Komisioner KPID Sulsel tersebut adalah untuk menindaklanjuti Kerjasama Menyambut Hari Penyiaran Nasional (Harsiarnas) 2022, dengan rincian agenda sebagai berikut: Rencana Kerjasama KPID Sulsel dan MUI Sulsel dalam Program Kegiatan “Bulan Penyiaran” tahun 2022, dan Permintaan Edaran Khutbah Seragam Jelang Hari Penyiaran Nasional (Harsiarnas) 2022 tentang Dampak Negatif Siaran Televisi bagi masyarakat.

Baca Juga: Buntut dari Izin ACT Dicabut, FPI Tantang Pemerintah: Cek Semua...

Dari KPID Sulel, dipimpin langsung oleh Ketua KPID Sulsel, Muhammad Hasrul Hasan SE MM, dan didampingi oleh komisioner KPID Sulsel, antara lain: Abdi Rahmat, Mattewakan, Riswansyah Mukhsin, Irwan Ade Saputra  Andi Muh Ilham, dan Siti Hamidah beserta staf.

Dalam sambutannya, Ketua Umum MUI Sulawesi Selatan, Prof Dr KH Najamuddin, Lc MA mengatakan bahwa kunjungan silaturahim ini merupakan sebuah kebanggaan dan kegembiraan tersendiri bagi kami, kami sangat mengapresiasi kerjasama (MOU) yang telah terjalin selama ini.

Baca Juga: Anak Gus Dur: Cak Imin Melecehkan Ketum PBNU!

Prof Dr KH Najamuddin juga menambahkan karena MUI adalah pembina umat, maka MUI Sulsel menggandeng lembaga – lembaga lainnya untuk bersinergi dan berkontribusi aktif untuk pembangunan umat. Semoga INFOKOM dapat menindaklanjuti kerjasama ini, harapnya.

Ketua KPID Sulsel, dalam sambutannya, mengatakan kami dari KPID Sulsel bersilaturahim ke MUI Sulsel dan ini merupakan silaturahim pertama di tahun ini, untuk melaksanakan kegiatan kerjasama.

KPID bertugas mengawasi siaran pada lembaga penyiaran. Mohon dukungan dari MUI untuk mendukung literasi. 1 April 2022 hari penyiaran nasional (Harsiarnas).  Lembaga penyiaran di Sulsel akan bertambah dan mohon dukungan MUI Sulsel, terutama terksit dengan khutbah seragam, ujarnya.

Baca Juga: Anak Gus Dur: Cak Imin Melecehkan Ketum PBNU!

Sekum MUI Sulsel, Dr KH Muammar Bakry, Lc MA mengharapkan kisi – kisi yang akan disampaikan dalam khutbah seragam menjelang Harsiarnas 1 April 2022.

Perlu ada muatan nilai dan keseimbangan informasi dalam berita atau tayangan, ujarnya. Materi khutbah tersebut akan dirumuskan oleh bidang Dakwah bersama – sama dengan bidang INFOKOM, ujarnya.

Kunjungan sekaligus silaturahim KPID Sulsel disambut baik oleh Ketua bidang Infokom,  Dr KH Ishak Samad MEd. KH Ishak Samad mengatakan bahwa pertemuan ini penting karena akan membuat khutbah seragam menjelang Harsiarnas 2022.

Ini sangat penting untuk menyaring tayangan – tayangan yang baik, juga perlu tabayyun untuk tidak menshare dan memposting tayangan – tayangan yang tidak mendidik yang ada di media, ungkapnya.

Hal senada diamini oleh Prof Dr Sukardi Weda, ia menambahkan tentang perlunya sinergi antara MUI dan KPID Sulsel untuk berkontribusi positif dalam menghasilkan siaran – siaran atau tayangan yang bermutu dan mendidik untuk pembangunan masyarakat dan bangsa.

Menurut Sukardi Weda, yang juga 2 periode menjabat sebagai Komisioner KPID Sulsel, MUI dan KPID Sulsel perlu bersinergi untuk melahirkan siaran dan tayangan yang bermutu dan merajut harmoni dalam masyarakat, sehingga masyarakat akan menjadi tenteram,  damai, dan sejahtera.

Sukardi Weda juga berpesan untuk tidak terpancing menshare berita – berita hoax atau berita bohong yang dapat merusak ketenteraman masyarakat.

Bagikan