Penjabat Walikota Pertegas Server E-KTP Dukcapil Palopo Akan kembali Pulih

Penjabat Walikota Palopo Andi Arwien Azis mendampingi Pj Gubernur Sulsel Soni Sumarsono saat kunjungan ke Kota Palopo.

Terkini.id, Palopo – Polemik pemutuskannya jaringan server di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Palopo dipertegas Penjabat Walikota Palopo Andi Arwien Azis di sela-sela rangkaian kegiatannya di Makassar akan segera pulih. Sebelumnya Andi Arwien telah melakukan komunikasi dengan Kadisdukcapil Akram Risa, terkait tahapan Pilkada Serentak 2018 telah mengatakan, layanan masyarakat yang kini terputus akan segera ditindaklanjuti.

Ia juga menyampaikan kalau sejak itu juga dirinya langsung menemui Penjabat Gubernur Sulsel Soni Sumarsono yang kemudian memerintahkan Pj. Sekda Provinsi utk menyurat ke dirjen dukcapil agar kiranya dapat dilakukan pemulihan jaringan server kependudukan kota palopo karrmena dikhawatirkan akan lebih berdampak terhadap pelayanan kepada masyarakat

Arwien juga menjelaskan,  diblokirnya jaringan server kependudukan/E-KTP Dukcapil Palopo untuk sementara dan hingga kini belum dibuka kembali lantaran dianggap telah melanggar ketentuan dalam tata cara penggantian dan pemberhetian pejabat pada unit kerja yg menangani urusan administrasi kependudukan sesuai permendagri 76 tahun 2015 dimana telah dilakukan mutasi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Dinas Dukcapil Kota Palopo pada 11 Agustus 2017 yang lalu dari Asir Mangopo ke pejabat baru, Akram Risa.

“Kami paham persoalan ini masyarakat yang jadi korban, jadi kita akan upayakan langkah awal  adalah pengembalian kembali pejabat yang telah diakui Kemendagri agar layanan ini bisa kembali berjalan normal, dan hingga saat ini juga koordinasi terus kami upayakan agar secepatnya dapat terealisasi,” imbuh Pj Walikota.

Terkait pengembalian Pejabat baru ke Pejabat lama di Dukcapil lanjut Arwien harus dilakukan secara hati-hati, mengingat ada ketentuan-ketentuan yang tidak boleh dilanggar yang rentan menimbulkan masalah baru.

Sebelumnya, pada Kamis 12 Juli 2018 lalu, pihak Kemendagri Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil memutuskan server bagi otorisasi KTP Elektronik pada Dukcapil Kota Palopo. Akibatnya layanan menjadi terganggu, sehingga pihak Dukcapil terpaksa menerbitkan Surat Keterangan (Suket) sebagai pengganti E-KTP untuk sementara.

Kabid Pendaftaran Penduduk Disdukcapil, Ishak Idris saat dihubungi mengatakan, ada sekitar 90 Suket yang terpaksa dikeluarkan Dukcapil Palopo sejak 12 Juli 2018, saat sistem online dari server diblokir. Meski begitu, kata dia, pelayananan Kartu Keluarga (KK) dan Pencatatan Sipil tetap berjalan normal.

“Hanya saja karena lagi masanya mengurus E-KTP bagi Bacaleg, juga bagi pendaftar yang masuk Perguruan Tinggi dan adanya pengurusan berkas bagi CPNS maka ini bisa berpengaruh, dimana semakin hari pasti akan bertambah, karena kita hanya bisa keluarkan Suket dulu untuk sementara,”ungkap Ishak

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Bulukumba

Breaking News: Buruh PT Lonsum Mogok Kerja

Terkini.id,Makassar – Seribuan karyawan baik pabrik dan kebun PT London Sumatera (Lonsum) di Bulukumba, perusahaan perkebunan bergerak di industri perkebunan kelapa sawit dan karet, kembali