Penjual kain gorden di Enrekang ditemukan tewas di hutan pinus

Terkini.id, Enrekang – Bahtiar (50) seorang penjul kain gorden di Pasar Sudu yang hilang sejak Rabu 14 Maret 2018 akhirnya ditemukan sekitar pukul 10.00 Wita pagi tadi.

Bahtiar ditemukan sudah tak bernyawa di semak-semak dalam hutan pinus di Dusun Balabatu Desa Buntu Barana Kecamatan Curio Enrekang.

Warga juga menemukan air minum dan botol racun hama merk dangke tepat di samping mayat korban.

Seorang warga Enrekang mengatakan, awalnya pihak keluarga mencari korban karena sudah tiga hari tak kunjung pulang ke rumahnya.

Sehingga warga dan keluarganya mencari korban ditempat biasa ia lewati.

Saat dilakukan pencarian, warga melihat ada motor terparkir sekitar 1 Km ke utara wilayah pertengahan Dusun Balabatu Kecamatan Curio.

“Karena awalnya motornya ditemukan di sekitaran Balabatu. Jadi warga fokuskan mencari di sekitar situ,” kata Nugrah saat dihubungi Sabtu 19 Maret 2018.

Selanjutnya, warga mencari di dekat lokasi eks peternakan tidak jauh dari jalan setapak yang sudah jarang dilalui oleh warga.

Setelah mayat korban ditemukan, warga kemudian beramai-ramai mengevakuasi mayat dari hutan pinus.

Penyebab kematiannya dicurigai akibat meminum racun. Karena warga menemukan sebuah botol racun hama di dekat mayat.

Saat ini mayat korban sudah berada di rumah duka di To’ kulo Kelurahan Kambiolangi Kec. Alla, Enrekang.

Berita Terkait
Direkomendasikan
Komentar
Terkini
News

Intip Pola Hidup Sehat Ala Aliyah Mustika Ilham

Terkini.id,Makassar - Anggota Komisi IX DPR RI, Aliyah Mustika Ilham, menemui ratusan mahasiswa dari berbagai universitas di Kota Makassar dan masyarakat Kecamatan Panakkukang. Pertemuan itu
Health

Warga Minta Program IAS Digalakkan Kembali

Makassar, Program Makan Makanan Sehat dan Bergizi yang ditujukan untuk anak-anak Sekolah Dasar merupakan salah satu program yang pernah digalakkan oleh pemerintah Kota Makassar