Penuhi Syarat Kemkominfo, Tik Tok Kini Bisa Diakses Kembali

Kemkominfo
Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Aptika), Semuel Abrijani Pangerapan. (foto/viva.co.id)

Terkini.id – Setelah diblokir tanggal 3 Juli 2018 kemarin oleh Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), aplikasi platfrom musik dan video Tik Tok akhirnya dapat diakses kembali.

Aplikasi ini dibuka kembali karena telah memenuhi sembilan dari sepuluh syarat yang diminta Kemenkominfo.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) menyatakan pihak Tik Tok telah memenuhi sebagian besar syarat yang diminta untuk membuka blokir aplikasi tersebut. Dengan demikian, Kemenkominfo sudah membuka kembali aplikasi video singkat itu.

“Per tadi siang mereka sudah ajukan suratnya (untuk membuka blokir, red), kita sudah melakukan normalisasi,” kata Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Aptika), Semuel Abrijani Pangerapan, di kantor Kemkominfo, Selasa, 10 Juli 2018, dikutip dari CNN Indonesia.

Tik Tok
Aplikasi Tik Tok. (foto/suratkabar.id)

Sembilan syarat Kemenkominfo telah dipenuhi pihak Tik Tok

Dari sepuluh syarat, sembilan diantaranya telah dipenuhi Tik Tok, sementara satu syarat lainnya dalam proses pemenuhan. Berikut 9 syarat yang telah dipenuhi Tik Tok.

Menarik untuk Anda:

1. Tik Tok akan membersihan konten negatif di platformnya.
2. Tik Tok akan meningkatkan sistem keamanan produk dan penyaringan konten menggunakan kecerdasan buatan dan moderasi.
3. Tik Tok akan membuat Community Guidelines khusus bagi pengguna di Indonesia.
4. Menunjuk Content Manager khusus untuk menjaga kualitas konten di Indonesia.
5. Tik Tok saat ini sudah memiliki 20 orang kurator konten di Indonesia dan akan menambah kurator hingga 200 personil pada akhir tahun.
6. Tik Tok juga sudah menaikkan batas umur minimal pengguna menjadi 13 tahun sesuai permintaan Kemenerian PPPA.
7. Membuka peluang kerja sama dengan LSM maupun organisasi sosial dan edukasi di Indonesia.
8. Memberikan jalur khusus bagi pemerintah Indonesia untuk pelaporan konten negatif.
9. Tik Tok menjanjikan membuka kantor dan sedang mengurus perizinan PT di Indonesia. Saat ini aplikasi itu telah memiliki kantor untuk moderasi konten

Sementara satu syarat yang belum terpenuhi adalah terkait posisi untuk tombol melaporkan konten negatif.

Semuel mengatakan, pihak Tik Tok meminta waktu untuk memenuhi syarat tersebut, karena harus mengubah koding dalam aplikasi.

Samuel juga mengatakan, sejauh ini Tik Tok telah bersikap kooperatif dan merespon cepat permintaan Kemkominfo.

“Responsnya cepat, mereka datang dari headquarter-nya, ada yang dari Cina, ada yang dari Amerika, terbang ke Indonesia dan saat ini masih di sini. Mereka beresin benar-benar, artinya mereka merespons dan mereka melihat Indonesia sebagai market yang potensial, dan mereka mau bekerja sama,” tutur Semuel.

Saat ini layanan aplikasi Tik Tok sudah bisa diakses kembali lewat beberapa layanan seluler operator seperti Telkomsel, Indosat, XL, dan Blot, sudah membuka blokirnya terhadap aplikasi ini, sehingga konten Tik Tok sudah kembali bisa disaksikan lewat layanan operator tersebut.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Di Tengah Pandemi, Acer Day 2020 Kembali Hadirkan Aneka Penawaran Menarik

Huawei Kini Jadi Smartphone Nomor Satu di Dunia, Samsung Kedua

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar