Penyidik KPK yang Tangani Kasus Harun Masiku Tak Dapat Akses Masuk Kantor, Mengapa?

Firli Bahuri, Ketua KPK Firli Bahuri
Ketua KPK, Firli Bahuri.(detikcom)

Terkini.id, Jakarta— Seorang penyidik KPK, yakni Kompol Rossa, sebelumnya dikabarkan ditarik kembali bertugas ke Kepolisian RI. Belakangan, Polri membatalkan penarikan itu dan memberi kesempatan untuk Rossa bekerja hingga September 2020 mendatang.

Namun, saat Rossa kembali bertugas di KPK, dia sudah tidak mendapat akses masuk ke gedung itu. Dia juga tidak bisa mengakses emailnya.

Pimpinan KPK bersikukuh telah memberhentikan Rossa, dan menginginkan penyidik kasus OTT KPU Wahyu Setiawan tersebut dikembalikan ke Polri.

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),Firli Bahuri, menegaskan bahwa Rosa sudah bukan bagian dari KPKkarenadikembalikan ke Mabes Polri.

“Ada pun untuk Penyidik a.nRossa sudah dikembalikan tanggal 22 Januari 2020 sesuai dengan surat keputusan pemberhentian pegawai negeri yang dipekerjakan di KPK sesuai keputusan pimpinan KPK,” kata Firli melalui siaran pers, Selasa 4 Februari 2020.

Firli mengungkapkan persetujuan pengembalian Rossa ke Polri juga berbekal tanda tangan Sekretaris Jenderal KPK, Cahya Hardianto Harefa dan surat keputusan Kepala Biro Sumber Daya Manusia KPK.

“Rosa sudah diberhentikan dari penyidik KPK bersama saudara Indra sesuai dengan surat keputusan komisi terhitung mulai tanggal 1 Februari 2020 dan sudah dihadapkan ke Mabes Polri pada tanggal 24 Januari 2020,” terang dia dia lagi.

“Tolong dipahami bahwa Kompol Rossa dan Indra betul sudah dikembalikan ke Mabes Polri,” tegas Firli dikutip dari CNNIndonesia.

Penyidik atas nama Kompol Rossa dikabarkan tidak mendapatkan akses masuk Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, usai dirinya dikembalikan ke Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri).

Sebelumnya KPK mengonfirmasi bahwa penyidik Rossa ditarik instansi asal, Polri, atas dasar kebutuhan korps Bhayangkara tersebut. Namun, Polri membatalkan penarikan itu dengan memberi kesempatan kepada Rosa untuk menyelesaikan masa tugas dinasnya di komisi antirasuah hingga September 2020.

Salah seorang sumbermengatakan Rossa merupakan penyelidik dalam kasus yang menjerat eks calon legislatif PDI Perjuangan (PDIP), Harun Masiku dan eks komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan.

Sumber ini menyatakan pimpinan KPK kukuh menginginkan Rossa kembali ke Polri. Namun, karena Polri urung menariknya, kata sumber ini, Rossa tak diberi akses masuk Gedung Dwiwarna KPK. Rosa dikabarkan juga tidak mendapatkan akses email kantor.

“Rossa sendiri adalah penyelidik kasus OTT KPU. Selain itu, Rossa juga enggak bisa akses email kantor dan gaji bulan ini,” kata sumber tersebut.

Komentar

Rekomendasi

Berita Lainnya

Isu Soal Berhenti Total Selama Tiga Hari Itu Hoaks!

Jokowi: Kepergian Glenn Fredly Adalah Kehilangan Besar Bagi Dunia Musik Indonesia

Warga Gowa Diminta Beli Masker Buatan Penjahit Lokal

Negara-negara Disebut Sedang ‘Bertempur’ Incar Alat Tes Corona

Glenn Fredly Meninggal Saat Putrinya Masih Berusia Sebulan Lebih

Di Tengah Pandemi Covid-19, Warga Tanjung Bunga Kompak Berbagi

700 Orang Meninggal Sehari, Kota New York Kini Lebih Mematikan dari Wuhan

Postingan Terakhir Glenn Fredly Sebelum Meninggal untuk Istri Tercinta Mutia Ayu

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar