Terkini, Jeneponto – Warga Kabupaten Jeneponto dengan Bantaeng terlibat dalam perang kelompok di jalan poros Jeneponto – Bantaeng tepatnya di Dusun Ujung Timur, Desa Bonto Ujung, Kecamatan Tarowang, Kabupaten Jeneponto, Provinsi Sulawesi Selatan, Minggu, 2 Juni 2024 sekitar pukul 00.25 Wita.
Peristiwa itu pun langsung dibubarkan oleh oleh Polsek Batang, Polres Jeneponto setelah mendapatkan informasi dari masyarakat.
“Pada saat anggota Polsek Batang tiba di lokasi kedua kelompok sementara saling serang menggunakan busur, batu, serta kembang api,” kata Kasi Humas Polres Jeneponto, AKP Bakri.
Lebih lanjut AKP Bakri mengatakan, pelaku melarikan diri setelah melihat anggota Kepolisian Polsek Batang tiba di TKP.
“Mereka langsung melarikan diri, sehingga anggota Polsek langsung melakukan pengejaran terhadap para pelaku. Para pelaku sebagai melarikan diri ke arah pantai, sebagian lagi melarikan diri ke arah Kabupaten Bantaeng,” jelas AKP Bakri.
- Rayakan 40 Tahun Kebersamaan, SMADA 86 Juara Fashion Karnaval TSN II
- Kenaikan Biaya Umrah 2026 Seperti Tsunami: Harga Naik Drastis Jelang Keberangkatan Juli-Agustus
- BCA Pastikan Tidak Ada Kebocoran Data Nasabah, Imbau Waspada Modus Penipuan
- Paripurna Hak Angket DPRD Gowa Digelar Senin 25 Mei, Dukungan 40 Legislator Menguat
- Reses Ketiga, Anggota DPRD Makassar Fasruddin Rusli Serap Aspirasi Warga Kecamatan Makassar
Anggota Polsek Batang terus melakukan penyisiran disekitar lokasi guna mencari pelaku serta mengantisipasi adanya korban luka akibat perang kelompok tersebut.
“Kejadian perang kelompok sudah beberapa kali terjadi antara kelompok pemuda yang berasal dari kabupaten Bantaeng mendatangi dan melakukan penyerangan ke wilayah desa Bonto Ujung Kecamatan Tarowang Kabupaten Jeneponto,” Ungkap AKP Bakri.
Dalam peristiwa itu, personil Polsek Batang berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga milik para pelaku.
“Anggota Polsek Batang mengamankan, 6 unit kendaraan sepeda motor sebanyak 6 unit yang diduga milik pelaku, helm, baju pelaku dan busur serta pembungkus kembang api. Barang bukti tersebut dibawa ke Polsek Batang guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” Terang AKP Bakri.
Ia pun menghimbau kepada masyarakat untuk tidak terprovokasi,” Kita memberikan himbauan kepada masyarakat sekitar untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban serta tidak mudah terpancing,” tutup AKP Bakri.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
