Peringati Hari Kartini, KPAJ Makassar gelar diskusi wanita zaman now

Komunitas KPAJ Makassar menggelar Diskusi Publik mengusung tema "Kartini Zaman Now"

Terkini.id, Makassar – Beragam komunitas sosial tumbuh dan berkembang di Makassar, salah satunya yakni Komunitas Peduli Anak Jalanan (KPAJ) Makassar.

Sabtu, 21 April 2018 bertepatan dengan Hari R.A. Kartini, KPAJ Makassar menggelar Diskusi Publik mengusung tema “Kartini Zaman Now”.

Berlangsung di Black Sea Cafe, Jalan Sultan Alauddin Makassar, diskusi ini menghadirkan narasumber diantaranya, Prof Indar Arifin (Dosen Universitas Hasanuddin), Echa Panrita Lopi (Jurnalis Makassar Terkini), dan Sri Nurul Azizah Amir (Pegiat Komunitas SIGI).

Sri Nurul mengatakan, semua perempuan adalah sosok yang hebat, tergantung jalan mereka sendiri, bagaimana mereka menjalainya. Kartini zaman sekarang lebih mudah berbuat kebaikan, kalau dulu mungkin tidak.

Suasana jalannya kegiatan

Sementara dalam bidang profesi jurnalis/wartawan, perbedaan perempuan dari zaman dulu hingga sekarang menurut Echa Panrita Lopi, wartawan wanita di zaman dulu terlalu dibatasi, namun zaman sekarang sudah semakin banyak perempuan yang bergelut di profesi jurnalistik.

“Itu artinya profesi ini sudah semakin banyak diminati oleh kaum perempuan. Kita boleh lihat sekarang, lebih banyak lahir wartawan perempuan, sebut saja Najwa Shihab dan Rosihan Silalahi,” ungkap Echa.

Penilaian lainnya diungkapkan Prof Indra. Ia mengatakan saat ini kita harus memahami seperti apa stigma dan penilaian orang tentang arti “zaman now”.

“Anak muda zaman sekarang tergolong lebih banyak narsis di teknologi. Jika baper curhat di medsos, kalau punya masalah juga mengumbar di media sosial. Hal itu menimbulkan pencitraan negatif terhadap anak muda zaman now,” ujarnya.

Suasana jalannya kegiatan

Lanjut Prof Indar, maka dari itu wanita zaman sekarang harus membalikkan stigma negatif tersebut menjadi positif.

“Saya menawarkan salah satu solusi yakni ‘KIP’. KIP itu artinya Kreatif, Inovatif, dan Produktif. Itulah solusi agar zaman now menjadi positif,” ucap Prof Indar.

Ia menambahkan, solusi lainnya yakni ‘SMP’ yang artinya Smart, Mandiri, dan Percaya Diri. Mandiri itu berarti tidak tergantung pada siapapun.

“Kalau smart dan mandiri, tapi tidak percaya diri, itu sama saja tidak ada apa-apanya. Jadi kalau ingin jadi wanita tangguh di zaman now harus punya SMP itu,” tutup Prof Indar Arifin.

Berita Terkait
Komentar
Terkini