Pernah ke China, Warga Indonesia Ini Suspect Terjangkit Virus Corona

Ilustrasi virus corona/ ist
Ilustrasi virus corona. Meresahkan dan telah memakan banyak korban, virus baru ini dikenal sebagai “2019-nCoV”, dipahami sebagai jenis baru virus corona yang sebelumnya tidak diidentifikasi pada manusia. / Istimewa

Terkini.id, Jakarta – Satu orang warga Indonesia yang menjadi pasien di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Jakarta Utara, suspect terjangkit virus corona.

Pihak rumah sakit pung sedang melakukan observasi lebih lanjut.

Melansir dari CNNIndonesia, Jumat (24/1/2020), pasien tersebut diketahui warga negara Indonesia. Pasien tersebut memiliki riwayat perjalanan dari China.

Pasien itu mengalami tanda-tanda mirip dengan seseorang yang terjangkit virus corona, yakni demam, batuk, dan sesak napas.

Rumah Sakit pun melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui kondisi suspect. Dibutuhkan waktu 2 sampai 3 hari sampai penelitian selesai.

Menarik untuk Anda:

“Sudah masuk ruang isolasi dan saat ini sedang uji laboratorium untuk mengetahui lebih lanjut apa pasien benar-benar terkena Corona Virus atau tidak. Kita ambil sample dahak dan cairan dalam hidung untuk penelitian,” kata Pompini Agustina, Pokja Penyakit Infeksi Emerging RSPI.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dwi Oktavia mengungkapkan, saat ini pasien tersebut sedang diobservasi di RSPI Sulianti Saroso. Identitas pasien itu tidak disebutkan.

“Kalau orang punya faktor risiko, orang akan diobservasi setelah pemeriksaan lab, langsung lab Kementerian Kesehatan, langsung proses lanjutan,” ungkapnya.

Dwi mengungkapkan, hasil laboratorium biasanya keluar dalam beberapa hari. Dia memastikan orang-orang dengan gejala menyerupai virus corona akan diobservasi.

“Prinsipnya kan kapan kita harus mengobservasi atau memantau orang kalau dia punya gejala, saluran napas, demam, batuk, atau pilek dan sesak napas dan ada riwayat dari negara terjangkit. Jadi kalau semua kriteria saya sebut tadi tidak, tidak ada tempatnya untuk menduga seseorang untuk observasi. Kalau memenuhi barulah diobservasi,” ujar Dwi.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Berhati Malaikat, Pria Ini Sering Bayarkan Tagihan RS Pasien Miskin

Sulsel Kedua Pasien Sembuh Covid-19 Tertinggi, Satgas: Kuncinya Perilaku Masyarakat

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar