Pernah Tuding Dino Patti Djalal Sebarkan Hoaks Mafia Tanah, Fredy Kusnadi Kini Ditangkap Polisi

Terkini.id, Jakarta – Fredy Kusnadi, orang yang disebut Dino Patti Djalal sebagai dalang mafia tanah yang menyasar ibunya kini ditahan oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Kabar penangkapan Freddy Kusnadi dikabarkan oleh kuasa hukumnya, Tonin Tachta.

“Tadi pagi 03.30 dijemput sama Subdit 2 Harda, saya baru tahu jam 07.00. Jadi yang megang dia sekarang Unit 5,” ujar Tonin saat dihubungi pada Jumat, 19 Februari 2021, dilansir dari Tempo.co.

Penangkapan Fredy juga dibenarkan oleh pihak kepolisian dalam konferensi pers yang dilakukan pada Jumat, 19 Februari 2020.

Baca Juga: Orang Dalam Diduga Ikut Bermain, Banyak Aset Fasum-Fasos Kota Makassar...

“Saudara FK (Fredy Kusnadi), tadi pagi tim penyidik telah melakukan penangkapan di Kemayoran,” jelas Irjen M Fadil Imran, Kapolda Metro Jaya, dilansir dari mediainonesia.com.

Irjen Fadil Imran juga menyampaikan bahwa kepolisian menemukan dua alat bukti terkait keterlibatan Teddy dalam sindikat mafia tanah tersebut.

Baca Juga: Dino Patti Djalal Bongkar Bukti Keterlibatan Fredy Kusnadi Dalam Sindikat...

“Ditemukan dua alat bukti keterlibatan yang bersangkutan dalam kelompok mafia tanah tersebut,” tambahnya.

Nama Freddy Kusnadi pertama kali disebutkan oleh Dino Patti Djalal sebagai salah satu pelaku mafia tanah melalui akun twitter-nya, @dinopattidjalal.

Dino menyebutkan bahwa Freddy merupakan dalang sindikat yang sudah ditangkap kepolisian, namun dilepaskan kembali.

Baca Juga: Babak Baru Kasus Mafia Tanah: Dino Patti Djalal Dilaporkan ke...

“Update MafiaTanah: Ternyata polisi pernah tangkap dalang sindikat tanah a.n. Freddy Kusnadi tanggal 11 November 2020 jam 9 malam. Namun setelah dibawa ke Polda Metro, malam itu juga sang dalang dibebaskan tanpa proses hukum yang transparan+jelas. Setelah itu, dalang tersebut kabur dari rumahnya,” tulis Dino pada Kamis, 11 Februari 2021.

Dino mengatakan sampai saat ini polisi tak pernah menyebut nama Freddy sebagai pihak yang menipu sertifikat tanah dua rumah keluarganya. Ia pun menanyakan detail proses hukum yang polisi dalam menangani perkara itu.

Namun, cuitan tersebut justru dibalas oleh Freddy Kusnadi dengan laporan ke polisi atas pencemaran nama baik, penyebaran hoaks, menyebabkan keonaran menggunakan media sosial.

“Iya, tim kuasa hukum melaporkan Dino dalam dugaan tindak pidana pencemaran nama baik, hoaks, dan keonaran menggunakan media sosial di twitter @dinopattodjalal yang diketahui pada Jumat 12 Februari,” kata Tonin Tachta pada Minggu, 14 Februari 2021 seperti dilansir dari CNNIndonesia.com.

Namun kini, Fredy Kusnadi telah ditangkap bersama 14 orang lain yang menjadi tersangka dalam tiga laporan terkait kasus mafia tanah dan rumah yang dilaporkan Dino Patti Djalal.

Bagikan