Pernikahan Anda Mulai Terasa Jenuh? Ini Cara Mengatasinya

Pernikahan Jenuh
Ilustrasi Pernikahan mulai terasa jenuh dan membosankan

Terkini.id – Cinta dan kasih sayang yang dirakasakan oleh seorang wanita dan seorang pria membuat mereka memutuskan untuk menjalani kehidupan yang lebih serius, yaitu kehidupan pernikahan.

Tapi, siapkah mereka mengalami masalah demi masalah rumah tangga hanya dengan bermodalkan cinta dan kasih sayang selama bertahun-tahun?

Tanpa terasa tahun berganti. Hidup bersama pasangan yang sama selama beberapa tahun, menjalani rutinitas yang sama setiap hari, menghadapi berbagai masalah yang datang silih berganti, mungkin saja membuat kehidupan perkawinan mulai dihinggapi rasa jenuh dan bosan.

Ketika kehidupan mulai terasa gersang, tidak memberikan rasa nyaman dan aman, maka tidak dapat dipungkiri hari-hari yang berlalu pun menjadi suatu rutinitas yang tidak memberikan kesan apa pun.

Padahal sebelum menikah, sepasang kekasih mengharapkan dan mendambahkan cinta dan kasih sayang yang telah terbina selama ini dapat meresap lebih mendalam hingga menciptakan kerukunan dan kebahagiaan dalam perkawinan.

Pernikahan Jenuh
Ilustrasi Pernikahan mulai membosankan

Pepatah mengatakan, cinta saja tidak cukup untuk menjalani kehidupan rumah tangga yang penuh problema. Diperlukan kematangan pribadi dan persiapan mental dalam memasuki gerbang pernikahan yang penuh liku-liku kehidupan.

Meskipun pada kenyataannya, cinta dan kasih sayanglah yang membuat banyak pasangan memutuskan untuk segera menikah dan menjalani kehidupan rumah tangga, apapun resiko yang akan mereka hadapi.

Di kala rasa letih dan lelah datang akibat bertumpuknya persoalan yang belum teratasi dan hampanya perkawinan yang dirasakan, tidak ada salahnya lagi bagi pasangan suami istri untuk mengingat dan mengenang kembali masa lalu yang indah dan penuh madu.

Masa pacaran boleh dibilang merupakan masa yang paling berkesan, yang pernah dirasakan seseorang sebelum memasuki masa-masa paling sulit dan dibutuhkan kedewasaan serta bijaksana dalam menyikapinya.

Dengan mengingat dan mengenang kembali masa lalu yang manis dan memiliki kesan tersendiri di hati, bukan tak mungkin akan menggugah kembali hati dan perasaan Anda terhadap pasangan yang telah resmi menjadi suami atau istri Anda.

Pernikahan Jenuh
Ilustrasi Pernikahan mulai membosankan

Ingatkah Anda betapa sulitnya mendapatkan istri Anda dahulu diantara sekian banyak pria lain yang berusaha mendapatkannya pula? Lupakah Anda akan senyum manisnya yang selalu mengoda dan menghiasi mimpi-mimpi indah setiap malam?

Perjuangan keras untuk mendapatkan si dia yang Anda cintai dan impikan setiap malam, tentu merupakan sebuah peristiwa bersejarah yang tak akan terlupakan sepanjang hidup.

Begitupun ketika perhatian dan cinta si dia sudah Anda dapatkan, merupakan suatu hal berkesan yang tak dapat di lukiskan dengan kata-kata.

Mengingat kembali masa lalu yang penuh romantika, bukan tak mungkin akan mengeratkan kembali cinta Anda pada pasangan. Problema rumah tangga yang datang silih berganti dan membuat Anda pusing dan stress dalam menghadapinya, bukan tak mungkin akan memudarkan cinta Anda pada pasangan tanpa disadari.

Pernikahan Jenuh
Ilustrasi Pernikahan mulai membosankan

Jadi, alangkah baiknya bila ada waktu luang Anda gunakan sejenak untuk mengenang kembali perhatian-perhatian dan kebaikan pasangan yang pernah diberikannya pada Anda.

Yakinkah hati Anda, bahwa dengan cinta dan kasih sayang yang dalam, yang pernah Anda berdua memiliki sebelumnya, semua masalah yang datang akan dapat teratasi dengan baik. Justru dengan masalah yang datang silih berganti itu, akan semakin merekatkan cinta Anda berdua dengan lebih erat dan kuat.

Artikel ini telah terbit di Majalah Makassar Terkini.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Opini

Kunci Partai Demokrat Ada di Megawati

HANYA dengan anggukan kepala tanpa kata dari Megawati, dalam hitungan detik Demokrat bakal dukung Jokowi. Tapi itu hampir muskil terjadi. Karena SBY begitu menyakiti
Opini

Dewasa dalam Berdemokrasi

DALAM sistem demokrasi, kekuatan politik itu bukan melulu berasal dari lembaga formal tetapi juga lembaga informal seperti media massa.Media massa adalah kekuatan keempat dalam
Opini

Dahlan Iskan: Move On

SIAPA pun yang menang, yang kalah adalah hoax.Yang juga kalah adalah fitnah.Begitu pemilu ini selesai, hoax pasti tidak begitu laku lagi. Lalu-lintas fitnah akan
Opini

Militansi Dalam Berdemokrasi

Terkini.id,Makassar - Saat momen politik seperti ini antusias masyarakat begitu sangat tinggi dalam mendukung calonnya masing-masing. Bahkan pada timgkatan tertentu masing-masing pendukung mengalami sebuah
Opini

Netralitas Mahfud MD

"SAYA perkirakan Pemilu besok akan bermuara di MK, karena itu saya harus netral," ujar Prof. Dr. Mahfud MD.Beliau adalah mantan Ketua Mahkamah Konstitusi. Yang
Opini

Mental Bangsa dan Revolusi Mental

SAYA provokasi cucu saya, Aufar agar dia makan yang banyak. Saya katakan, “Aufar kalau makannya banyak, nanti cepat gede. Kalau gede bisa pintar."Dia perhatikan
Opini

Politik dan Kebohongan

"Dusta itu penghulu segala kesalahan” (hadits).Konon kabarnya ketika seseorang berbohong dalam sebuah hal maka dia akan berbohong tentang hal lain. Ketika dia berbohong pada
Opini

Cara Tiongkok Membangun Ekonomi

PRABOWO meminta Jokowi belajar ke china bagaimana mengurangi kemiskinan. Kalaulah Prabowo memahami bagaimana Tiongkok membangun negeri dan mengurangi kemiskinan, tentu cera kampanye Prabowo aka