Pertama di Dunia, Museum Alat Kelamin Wanita Resmi Dibuka di Negara Ini

Kelamin Wanita
Museum alat kelamin wanita resmi dibuka. (Foto: The Guardian)

Terkini.id, Jakarta – Museum alat kelamin wanita, Museum Vagina, resmi dibuka di negara Inggris, tepatnya di Kota London. Museum yang pertama kali ada di dunia ini berdiri di wilayah Camden’s Stables Market, London.

Museum tersebut menampilkan ilustrasi dan hal-hal seputar vagina. Museum ini juga baru saja menggelar pameran bertajuk “Muff Busters: Vagina Myths and How To Fight Them” yang dihelat pada November 2019 hingga Februari 2020.

Dilansir dari The Guardian, proyek pembangunan museum vagina di negara tersebut sudah dimulai sejak Maret 2017, lalu.

Direktur Museum Vagina Florence Schechter memutuskan membuat museum unik ini setelah menemukan cukup banyak museum penis, seperti salah satunya yang berada di Islandia, tetapi tidak dengan museum vagina. Museum Vagina pun dibangun dengan uang berasal dari penggalangan dana publik, di mana ada 1.000 orang yang menyumbangkan hampir £ 50.000 atau sekitar Rp 778 juta.

“Saya menyukai vagina. Saya adalah seorang wanita biseksual,” kata Florence mengungkapkan alasan lainnya mengapa dirinya memutuskan mendirikan museum vagina.

Berbagai koleksi ilustrasi dan digital juga ditampilkan museum ini. Salah satunya proyek seni virtual dari seniman Austria, Kerstin Rajnar. Proyek dari Kerstin itu akan menjadi karya pertama dari museum ini yang didedikasikan untuk vagina dan vulva.

Kerstin mengangkat seputar mitos-mitos tentang vagina dan bagaimana cara melawannya dalam karya seninya.

Hal itu diangkat Kerstin lantaran ia ingin mengedukasi seputar kesalahpahaman mengenai anatomi sistem reproduksi wanita, termasuk kebersihannya, bentuknya, seputar menstruasi, seks dan kontrasepsi.

Sementara menurut Sarah Creed selaku kurator pertunjukkan seni di Museum Vagina, edukasi seputar sistem reproduksi wanita ini perlu dilakukan karena jika mengutip survei yang dilakukan YouGov pada Maret 2019, masih banyak orang tidak memaham mengenai hal tersebut.

“Dari survei itu diketahui 58% responden tidak tahu letak dan fungsi vagina, 47% tidak mengetahui apa itu labia dan 58% responden tidak paham apa itu uretra,” ungkap Sarah.

Komentar
Terkini