Pertamina Akan Beri Sanksi SPBU Batu-Batu Jika Terbukti Lakukan Pengisian Ilegal

Antrean jeregen di Pertamina Kecamatan Batu-Batu, Kabupaten Soppeng

Terkini.id, Soppeng – Belum lama ini, petani di Soppeng mengeluh lantaran sering kehabisan bahan bakar solar di SPBU Batu-Batu Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng.

Informasi yang dihimpun terkini.id, sulitnya petani mendapatkan pasokan solar dikarenakan stok solar di Pertamina Batu-Batu sering kehabisan. 8000 ribu liter solar d ipertamina tersebut ludes hanya dalam 2 hari.

Salah seorang petani, Iksan, mengatakan bahwa dirinya tidak kebagian solar, dikarenakan banyak antrean jeriken di SPBU. Bukan hanya jeriken akan tetapi tangki rakitan juga dilayani SPBU Batu-Batu.

Dia juga merasa tidak yakin jika antrean solar tersebut untuk petani lantaran saat ini belum memasuki waktu tanam.

“Mungkin lari ke perusahaan dikarenakan jika untuk kebutuhan petani di daerah lain tidak mungkin sebanyak itu yang dipakai,” ujar Iksan.

hHal tersebut ditanggapi Sales Retail BBM PT Pertamina Parepare, Faris. Ia mengatakan untuk SPBU Batu-Batu pihaknya sudah meminta surat rekomendasi dari masing-masing pengisian jeriken.

“Kemarin kami minta surat rekomendasinya dari masing-masing pengisian jeriken,” kata Faris, Rabu, 12 Desember 2018.

Dia menambahkan, terkait adanya pengisian gelap atau ilegal, laporan belum masuk ke pihak Pertamina.

“Jika ada dokumentasi bisa diinfokan untuk kami tegur dan akan diberikan sanksi. Terkait solar subsidi untuk peruntukannya harus sesuai dengan Perpres 191 tahun 2014,” ujar Faris.

Sementara itu pihak SPBU Batu-Batu Kabupaten Soppeng, Yunus saat dikonfimasi mengatakan, solar habis lantaran banyak jeriken untuk petani, dan dirinya tidak mengetahui siapa yang mengisi jeriken kecuali petani.

“Terkait untuk pengambilan jeriken kami tidak tahu, kami hanya menjual. Bisa pengambilan jereken tapi ada rekomedasi. Kalau solar cepat habis itukan namanya penjual,” ungkapnya.

Dia menambahkan bahwa solar di SPBU Batu-Batu cepat habis dikarenakan pada saat mobil tangki tiba, jeriken sudah mengantri.

“Biasa cepat habis kalau tanki datang 6 sampai 8 jam habis 8000 liter. Kami melayani pembeli Kecamatan Donri-Donri, Kecamatan Marioriawa, sampai perbatasan Sidrap,” terangnya.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Bisnis

Kalla Aspal Rayakan HUT ke-31 Tahun

Terkini.id, Makassar – 31 tahun yg lalu, tepatnya pada 07 Desember 1998 Kalla Group mendirikan Kalla Aspal yang menjadi Perusahaan Agen Aspal Curah dari
Bisnis

Ganti Kartu Pelanggan Telkomsel Tetap Gratis

Terkini.id, Makassar – Telkomsel konsisten mengajak pelanggan untuk menjadi bagian dari eksosistem 4G LTE dengan memberikan kemudahan dan penawaran agar segera dapat beralih ke