Setelah Pidato Lawan Thanos, Jokowi Bangun ‘Markas Avengers’ di Papua

Monumen Kapsul yang mirip markas Avengers

Terkini.id – Pemerintahan Presiden Joko Widodo, tengah membangun sebuah monumen kapsul waktu di Papua. Namun, monumen tersebut lebih mirip logo Avengers.

Pembangunan monumen itu pun dikait-kaitkan dengan pidato Jokowi yang menggambarkan masalah ekonomi dunia dan perang dagang ibarat perang melawan Thanos dalam film Avengers: Infinity War.

Dalam pidato tersebut, Jokowi mengatakan bahwa dia dan rekan-rekan ‘Avengers’ lain siap sedia melawan Thanos.

Thanos yang dimaksud Jokowi, adalah adalah perilaku sesat bahwa untuk bisa mencapai kesejahteraan, harus mengorbankan atau bahkan menghabisi banyak orang lain.

Markas Avenfers dalam film Infinity War

Untuk diketahui, Thanos dalam film besutan Marvel Studios tersebut digambarkan penjahat yang ingin memusnahkan separuh penduduk semesta. Alasannya, sumber daya di dunia semakin terbatas.

Pidato perumpamaan Jokowi tersebut dinilai banyak orang sangat mengena, di saat hadirnya perang dagang dan kebijakan ekonomi negara yang berusaha mematikan ekonomi negara lain.

Monumen kapsul yang dibangun Jokowi dikaitkan lagi dengan pidato soal Avengers.

Adapun monumen kapsul waktu di Papua itu, sudah dibangun sejak 2016 lalu.

Dilansir dari detikcom, monumen kapsul waktu yang mirip logo Avengers ini merupakan monumen yang di dalamnya ada sebuah kapsul yang berisi tulisan mimpi dan harapan anak-anak Indonesia akan Indonesia 70 tahun mendatang.

Kapsul waktu tersebut dibawa secara estafet mulai dari Aceh ke seluruh provinsi dan berakhir di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua.

Ide pembangunan monumen untuk menyimpan Kapsul Waktu berasal dari Presiden Jokowi pada HUT ke-70 Kemerdekaan Indonesia tahun 2015. Kapsul tersebut nantinya akan dibuka kembali pada 70 tahun mendatang.

Maket Monumen Kapsul Waktu jika sudah jadi

“Kebetulan saya hadir saat dimulai di Sabang dan ikut menerima di Kalimantan Timur dan Merauke. Kami ditugasi membangun monumen untuk menyimpan Kapsul Waktu yang akan dibuka pada tahun 2085,” kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono beberapa waktu lalu.

Luas monumen yang mirip logo Avengers ini mencapai 2,5 ha, terdiri dari 1 ha area monumen dan 1,5 ha digunakan sebagai alun-alun.

Desain arsitektur monumen dibuat oleh arsitek kenamaan Indonesia Yori Antar yang juga terlibat dalam desain arsitektur infrastruktur PUPR lainnya. Angka 17, 8, dan 45 dipilih menjadi angka-angka kunci ukuran monumen. Monumennya memiliki lebar 17 meter, tinggi 8 meter dan panjang 45 m.

Monumen ini memiliki lima akses masuk. Kelima akses masuk bangunan tugu kapsul itu memiliki arti yakni lima suku asli Merauke yakni Malind, Muyu, Mandobo, Mappi dan Auyu yang menjaga tugu kapsul waktu itu.

Monumen ini bukanlah konstruksi biasa, tetapi merupakan karya seni sejarah yang diperuntukkan untuk generasi penerus bangsa. Arsitektur monumen juga mengadopsi unsur budaya Papua, di mana kapsul waktu akan ditempatkan di atas bangunan tugu yang terinspirasi dari menara perang Suku Dani.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
News

Atasi Kebakaran TPA Sampah Antang, Pemkot Kerahkan SKPD

Terkini.id,Makassar  -Pemerintah Kota Makassar nenyatakan pihaknya mengerahkan sejumlah SKPD terkai untuk disiagakan guna membantu dan mengatasi dampak kebakaran TPA Sampah Antang Kelurahan Tamangngapa Kecamatan