Pilgub Sulsel 2018

Pilgub Sulsel zona merah rawan chaos

Komisioner Bawaslu Sulsel, Asry Yusuf bersam Komisioner Bawaslu RI, Rahmat Bagja sedang bersantai di salah satu Warung Kopi di Makassar, Minggu 16 Juli 2017. /Nasruddin

TERKINI.id — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI kembali memasukkan Sulawesi Selatan sebagai zona merah rawan chaos pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di 12 Kabupaten/kota dan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel 2018 mendatang.

Komisioner Bawaslu RI, Rahmat Bagja mengungkapkan, dari 171 daerah yang akan melaksanakan Pilkada, 17 Pilgub, 39 kota dan 115 Kabupaten. Provinsi yang masuk zona merah yakni, Sumatra Utara, Sulawesi Selatan dan Papua.

“Alasan dianggap rawan, itu dilihat dari soal demografi daerah tersebut, karakteristik pemilih, faktor geografis dan sejarah daerah pada Pilkada sebelumnnya,” kata Rahmat ditemui di Makassar, Minggu 16 Juli 2017.

Potensi lain kerawanan terjadi dipicu, disebabkan penyelanggara dan birokrasi tidak netral, olehnnya itu ia berharap, KPU dan penyelanggara pemilu dapat bekerja maksimal menjalankan tugasnya untuk mensukseskan pilkada secara netral, berintekritas dan demokrasi.

Sementara itu, Komisioner Bawaslu Sulsel, Asry Yusuf menambahkan, tingkat kerawanan biasannya terjadi di kota Makassar. Meskipun demikian namun Bawaslu Sulsel tetap menfokuskan pada 12 daerah yang melaksanakan Pilkada serentak.