Pilkada Sinjai, Bantaeng, Parepare dan Makassar Berlanjut Ke MK

Mahkamah Konstitusi

Terkini.id — Hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Sulawesi Selatan akan berlanjut ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Berdasarkan pantauan Terkini.id, Pukul 18.40 WITA, tercatat sudah ada empat daerah di Sulsel yang mengajukan permohonan gugatan perselisihan hasil.

Adapun keempat daerah yang mengajukan gugatan ke MK:

1. Perselisihan Pilwalkot Parepare,
Pemohon : Faisal Andi Sapada-Asriady Samad
Mendaftar : 6 Juli 2018, Pukul 14.29 WIB.
Nomor Tanda Terima: 2/PAN/PHP-KOT/2018

2. Perselisihan Pilkada Sinjai
Pemohon : Takyuddin Masse-Mizar Roem
Mendaftar : 9 Juli 2018, Pukul 11.46 WIB
Nomor Tanda Terima: 13/PAN/PHP-BUP/2018

3. Perselisihan Pilkada Bantaeng
Andi Sugiarti Mangun Karim-Andi Mappatoba
Mendaftar : 9 Juli 2018, Pukul 17.20 WIB
Nomor Tanda Terima: 19/PAN/PHP-BUP/2018

4. Perselisihan Pilwalkot Makassar
Pemohon : Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi
Mendaftar : 10 Juli 2018, Pukul 16.34 WIB
Nomor Tanda Terima: 33/PAN/PHP-KOT/2018

Ketua Tim Media Pasangan Calon Bupati Sinjai no urut 3, Takyuddin Masse-Mizar Roem (TAKBIR), Arum Spink membenarkan bahwa pasangan TAKBIR mengajukan gugatan ke MK.

Pipink sapaan akrab Arum Spink mengatakan, pihaknya menggugat penyelenggara yaitu Komisi Pemilihan (KPU) Kabupaten Sinjai ke MK.

Baca :Dosen Unhas Prof Aswanto terpilih jadi wakil ketua MK

Pihaknya merasa dirugikan dengan putusan KPU nomor 77 yang membatalkan pencalonan pasangan nomor urut 2, Sabirin Yahya-Mahyanto (SBY-AMM) dan menetapkan Pilkada Sinjai diikuti oleh dua calon yaitu paslon no urut 1, Andi Seto-Kartini (Sehati) dan Takbir.

“Persoalannya putusan KPU itu tidak ditindaklanjuti hingga di tingkat ranting,” kata Pipink sapaan akrab Arum Spink, di DPRD Sulsel, Selasa 10 Juli 2018.

Pipink menyebut, putusan KPU dinilai tidak tegas, bahkan pasangan SBY-AMM masih diikutkan hingga hari H pencoblosan. Bahkan pasangan SBY-AMM mendulang 40 ribu lebih suara.

“Bisa saja 40 ribu suara yang diraih nomor urut 2, sebagian ada di paslon nomor urut 1 dan nomor urut 3,” ujar Legislator DPRD Sulsel ini.

Olehnya itu, ia berharap Pilkada Sinjai dilakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU).