Pimpinan DPRD Bulukumba kedapatan gunakan randis saat kampanye calon gubernur Sulsel

Anggota DPRD Bulukumba kedapatan memakai, kendaraan dinas saat kampanye Paslon Pilgub

Terkini.id,Bulukumba – Dugaan penggunaaan mobil dinas yang dilakukan oleh seorang  pimpinan di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bulukumba saat mengikuti kampanye rapat tertutup salah satu calon gubernur Sulsel mendapat sorotan.

Pimpinan DPRD Bulukumba yang diduga menggunakan randis yakni Andi Murniaty Makking yang juga menjabat sebagai Ketua Demokrat Bulukumba yang kedapatan menggunakan kendaraan mobil dinas DPRD di kantor Partai Demokrat, pada Sabtu kemarin.

Mobil dengan merk Nissan X-Trail terlihat jelas terparkir di jalan  Jenderal Sudirman, Kecamatan Ujungbulu, berjejer dengan sejumlah mobil lainnya.

Namun anehnya, kendaraan dinas yang diketahui bernomor polisi DD 7 H itu, platnya diganti alias gunakan plat gantung dengan nomor polisi DD 135 HM, yang diduga sengaja dilakukan tujuan untuk mengelabui petugas Panitia Pengawasan Pemilu (Panwaslu) Kecamatan Ujungbulu.

Bagian Penindakan dan Pelanggaran, Panwaslu Kecamatan Ujungbulu Zul yang dikonfirmasi membenarkan jika Andi Murniaty Makking menggunakan mobil itu dalam mengikuti kegiatan pelantikan kader di Kantor DPC Demokrat Bulukumba.

Menarik untuk Anda:

“Posisinya Andi Murniaty sebagai orang yang didatangi, karena tadi ada pelantikan kader yang dihadiri oleh Andi Muzakkar di kantor Demokrat,” ujarnya.

Zul juga mengatakan pihaknya saat ini masih melakukan penelusuran terkait benar tidaknya penggunaan mobil randis tersebut.

Sekedar diketahui, Wakil ketua DPRD Bulukumba Andi Murniaty Makking sedang mengambil cuti kampanye selama dua hari, Tanggal 28 April hingga 29 April 2018 hari ini. Hal ini juga dibenarkan oleh Koordiv Penindakan Pelangaran Panwaslu Kabupaten Bulukumba, Bakri Abu Bakar.

Menurutnya, selama masa cuti kampanye, seorang anggota DPRD dilarang menggunakan fasilitas negara, karena telah diatur dalam Peraturan KPU (PKPU) nomor 4 tahun 2017, khususnya pada pasal 63. Disebutkan, bahwa  Gubernur, Wakil   Gubernur,   Bupati,   Wakil   Bupati, Walikota,   Wakil   Walikota,   anggota   DPR,   DPD,   DPRD Provinsi  atau  Kabupaten/Kota,  pejabat  negara  lainnya, atau   pejabat   daerah dapat ikut  kegiatan   kampanye dengan  mengajukan   izin  cuti

“Artinya, jika panwascam telah menemukan bukti itu, maka kami akan lakukan penyelidikan, apakah dugaan menggunakan mobil dinas dengan plat gantung, benar adanya,” jelas Bakri

Yang pasti menurut Bakri, temuan ini akan segera diselidiki lebih lanjut, dan jika terbukti maka terancam pidana karena merupakan pelanggaran.

Sementara itu Kopel Bulukumba sangat menyayangkan adanya oknum legislator Bulukumba yang kembali berulah dengan menggunakan randis saat kampanye salah satu paslonnya.

Pihaknya mendorong Panwaslu dan BK memeriksa Wakil Ketua DPRD karena dianggap telah melanggar aturan pemilu dengan menggunaan fasilitas negara dalam kampanye. Hal tersebut menurutnya merupakan pelanggaran Pidana.

“Ini sungguh manipulasi luar biasa yang dipertontonkan oleh salah satu Pimpinan DPRD dari Demokrat. Panwas dan BK tidak boleh tinggal diam atas kondisi ini,” tegas Koordinator Kopel, Arifah Ulviah.

Dalam PKPU Nomor 4 tahun 2017 ditegaskan Pejabat Negara termasuk DPRD yang izin cuti Kampanye diluar tanggungan negara.

“Sesuai dengan surat cuti yang masuk ke KPU dan Panwaslu Kabupaten Bulukumba berarti Andi Murni dan seluruh anggota DPRD dari partai Demokrat tidak bisa menggunakan fasilitas negara pada tanggal mulai 28 hingga 29 April,”tambah Arifah.

Olehnya itu Arifah menegaskan tidak ada tolerir bagi para pelanggar hukum apalagi merupakan pejabat negara yang harusnya lebih paham terhadap aturan aturan ini.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Bupati Bulukumba Bersama dengan Beberapa Kepala Daerah Hadiri Rakor Persiapan Pilkada

Arum Spink Pimpin Penyerahan Bantuan Ratusan Baju Hazmat ke Gugus Tugas Covid Bulukumba

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar