Pj Walikota: Sampah Plastik Bencana Lingkungan yang Nyata

Sampah Plastik

Terkini.id, Makassar – Penjabat Wali Kota Makassar, M Iqbal Samad Suhaeb menilai sampah plastik merupakan bencana lingkungan yang nyata. Oleh karena itu, pihaknya berusaha mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

“Kita berusaha untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai,” kata dia, Senin, 6 Januari 2020.

Hal itu ia sampaikan saat melakukan pengecekan di sejumlah tempat. Berdasarkan hasil pantauan di Kecamatan Ujung Tanah, Iqbal menemukan sampah yang menumpuk hingga 4 meter. Tebalnya, kata dia, berada pada kisaran 50 cm.

“Kebanyakan sampah plastik, sampah rumah tangga semua ini,” ungkapnya.

Kunjungan tersebut juga untuk memastikan pintu-pintu air berfungsi dengan baik.

“Karena bisa saja begitu mau difungsikan, solarnya habis, atau mungkin mesinnya tidak bisa hidup, akinya mati atau petugasnya yang pegang kunci tidak ada,” kata dia.

Selain itu, ia hendak melihat langsung semua personil dan peralatan. Bencana seperti banjir, kata dia, tak bisa diprediksi.

Iqbal mengungkapkan bahwa membersihkan sampah sebenarnya tak butuh waktu lama. Namun yang lama, kata dia, setelah dibersihkan, besok bertumpuk lagi sampahnya.

“Yang lama itu adalah mengedukasi masyarakat untuk tidak membuang sampah plastiknya,” ungkapnya.

Rencananya, sampah yang telah terkumpul, sebagian akan dihancurkan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Sementara, Camat Ujung Tanah, Andi Unru mengatakan kecamatan yang berada dalam naungannya merupakan kecamatan paling ujung dan paling utara yang langsung bersentuhan dengan laut.

“Ini suatu risiko wilayah kami berada paling ujung. Paling di bawah. Jadi sampah di sini dari berbagai sumber. Ada sumber kiriman dari atas, ada juga dari warga sendiri dan terkadang dari laut ketika pasang naik,” kata dia.

Andi Unru menyebut ada tiga sumber sampah di Kecamatan Ujung Tanah. Untuk itu pihaknya selalu siap untuk mengantisipasi itu.

“Ini dua hari yang lalu kita kerja di sini, akan tetapi karena ada juga faktor kondisi kiriman dari atas, yah, kita kerja lagi,” terangnya.

Terkait edukasi kepada masyarakat, dia menjelaskan bahwa jajarannya selalu memberikan pemahaman kepada warga, baik di tingkat kelurahan, RT dan RW, maupun di tempat ibadah.

Setiap ada kesempatan, kata dia, pihaknya selalu mengingatkan untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama sampah-sampah plastik.

“Tapi yang namanya manusia biasa, belum lagi faktor alam, ada ranting-ranting yang jatuh, ada kiriman dari atas, bahkan kemarin di dapat ada spring bed, kasur, dan bantal,” urainya.

“Kami tidak tahu dari mana yang jelas ada di sini, menjadi tanggung jawab kami seluruh lurah, seluruh staf, seluruh satgas,” sambungnya kembali.

Untuk mengantisipasi terjadinya banjir saat musim penghujan, dia menegaskan semua stakeholder, staf, satgas, harus selalu siap menghadapi bencana.

“Kita selalu siap. Minimal tiga kali seminggu kita laksanakan (pengecekan dan pembersihan),” tutupnya.

Komentar

Rekomendasi

Iqbal Agendakan Penyemprotan Massal di Seluruh Wilayah Makassar, Ini Jadwalnya

Pemkot MakassarĀ Siapkan Fasilitas Tempat Tinggal Bagi Perawat Pasien Corona

42 Orang Positif Covid-19 di Makassar, Tim Gugus Tugas Imbau Masyarakat Tetap di Rumah

Bantu Tim Medis Covid-19, Alumni Teknik Unhas 2007 Produksi Swab Chamber

Pemkot Makassar Siapkan Lokasi Pemakaman Khusus Covid-19, ini Tempatnya

TERBARU: Toko Bahan Pokok Bisa Buka Hingga Malam, Ini Syaratnya

Iqbal: Hanya Toko Penyedia Bahan Pokok yang Tetap Beroperasi di Makassar

Peduli Kondisi Warga di Tengah Wabah Corona, Aktivis Milenial Sulsel Bagikan Sembako

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar