PKK KB Kesehatan Kota Makassar Masuk Nominasi Terbaik Nasional 

PKK
Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan 'Danny' Pomanto membuka penilaian nasional PKK KB Kesehatan. Penilaian nasional program KB Kesehatan tahun 2019 untuk kategori posyandu integratif

Terkini.id, Makassar – Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto membuka penilaian nasional PKK KB Kesehatan. Penilaian nasional program KB Kesehatan tahun 2019 untuk kategori posyandu integratif.

Dalam kesempatan tersebut, Danny sapaan akrab wali kota menyampaikan Makassar menjadi langganan finalis Program KB Kesehatan.

“Kita langganan finalis PKK KB Kesehatan. Kita bersyukur hari ini untuk Posyandu terintegrasi itu didapat sudah 6 besar. Masuk 6 nominasi. Doakan mudah-mudahan Makassar yang menang,” kata Danny di Jalan Telegraf VI, Perumahan Telkomas, Biringkanaya, Jumat 5 April 2019.

Setiap tahun Kota Makassar mendapatkan posisi untuk KB Kesehatan. Bahkan pada tahun 2016 dinobatkan sebagai juara 2 tingkat nasional.

Dengan demikian, kata Danny, apa yang dilakukan PKK, Dinas Kesehatan, dan KB hari ini adalah yang terbaik. Bukan hanya untuk Makassar, tapi untuk bangsa Indonesia.

“Terima kasih kepada tim penilai, kunjungannya hari ini memberi kita semangat untuk terus memperbaiki diri. Setiap orang pasti ingin juara, namun yang terpenting bagi saya bagaimana menjaga kebaikan ini yang kemudian kita tingkatkan ke depan,” sebutnya.

Pada sisa masa jabatan Wali Kota dan Ketua TP PKK Indira Jusuf Ismail, Danny bertekad tetap akan memberi yang terbaik untuk Makassar. “Jangan biarkan Makassar mundur lagi,” kata Danny.

Ketua Tim Verifikasi Lapangan Lomba Posyandu Nurhaida Sofiah menyampaikan selamat atas capaian kota Makassar selama mengikuti program tersebut.

Nominator terbaik tingkat nasional penilaian Posyandu

“Kami juga ucapkan selamat atas kota Makassar menjadi 6 nominator terbaik tingkat nasional penilaian Posyandu program PKK KB Kes ini. Terima kasih kepada pemerintah kota Makassar dan jajaran atas pembinaan dalam upaya peningkatkan pencapaian sasaran pelayanan yang ada baik untuk kegiatan PKK, keluarga berencana, maupun kesehatan,” tuturnya.

Menurut Nurhaida, pelaksanaan pembangunan akan berhasil jika sistem pelayanan dan pelayanan kepada masyarakat berjalan efektif serta adanya partisipasi aktif masyarakat.

Posyandu sebagai wadah layanan sosial dasar masyarakat dengan PKK sebagai motor penggerak jika berjalan dengan baik akan berkontribusi terhadap layanan dan pelayanan yang dibutuhkan masyarakat.

Berita Terkait
Komentar
Terkini