Bertolak ke AS, PM Singapura Dijemput Joe Biden, Jokowi Disambut Dubes RI untuk Amerika, Netizen Singgung G20

Bertolak ke AS, PM Singapura Dijemput Joe Biden, Jokowi Disambut Dubes RI untuk Amerika, Netizen Singgung G20

LA
R
Lilis Adilah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Kunjungan Kerja Presiden Joko Widodo ke negeri Paman Sam, Amerika Serikat menuai kritikan publik. Pasalnya, kehadiran Presiden Joko Widodo di AS hanya disambut oleh Duta Besar Indonesia untuk Amerika, berbeda dengan Perdana Menteri Singapura yang disambut langsung oleh Presiden AS, Joe Biden.

Perbedaan penyambutan itu menuai sorotan publik, yakni pengguna media sosial atau netizen menyinggung mengenai G20 yang akan digelar di Bali. 

Netizen menilai penyebab perbedaan penyambutan ini karena Presiden Jokowi tetap mengundang Presiden Rusia pada G20 mendatang.

“Karena Indonesia tidak mengindahkan tuntutan Amerika untuk tidak mengundang putin di G20. Mungkin itu kali penyebabnya…?”, tulis Netizen, dikutip pada, Jumat 13 Mei 2022.

Bertolak ke AS, PM Singapura Dijemput Joe Biden, Jokowi Disambut Dubes RI untuk Amerika, Netizen Singgung G20

Diwartakan sebelumnya, Presiden Jokowi hanya dijemput oleh Duta Besar RI untuk Amerika Serikat, Rosan Roeslani beserta istrinya. Sementara Perdana Menteri negara kecil  Singapura Lee Hsien Liong yang juga  mengunjungi AS, dijemput dari bandara oleh presiden AS Joe Biden.

Baca Juga

Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam mengatakan, dengan tidak disambutnya Jokowi oleh pejabat di AS, menunjukkan betapa rendahnya harkat dan derajat negara Indonesia di hadapan AS.

Sementara tokoh oposisi, Said Didu menilai, setidaknya ada 3 alasan Jokowi tidak disambut oleh pejabat pemerintah setempat.

“Tidak adanya penyambutan Presiden RI oleh pihak AS, yang terjadi adalah: 1) sebagai tamu yang baik, Bpk Presiden tidak mau merepotkan tuan rumah. 2) pejabat AS menghargai Presiden sehingga tidak mau bicara di Bandara. 3) pejabat AS tidak mau mendahului penyambutan Elon Musk. Sudah jelas?” papar Said Didu.

Juru Bicara Kemlu Teuku Faizasyah mengatakan kunjungan Jokowi bukan kunjungan bilateral. Jokowi tiba di AS dalam rangka menghadiri ASEAN-US Summit.

“Kunjungan Presiden RI ke Washington, DC, bukan kunjungan bilateral, namun dalam rangka hadiri ASEAN-US Special Summit,” kata Faizasyah, dikutip dari laman Keuangan News.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi mengundang Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky untuk dapat hadir di KTT G20 Bali November mendatang. Langkah ini dilakukan ketika Ukraina sedang berperang melawan Rusia.

Undangan ini disampaikan Jokowi juga melalui laman Youtube Sekretariat Presiden, Jumat (29/4/2022). Ia menyebut hal ini dikarenakan G20 merupakan katalisator pemulihan ekonomi dunia yang juga terdampak oleh perang

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.