Polda Akan Periksa Bupati Selayar Soal Izin KM Lestari Maju

KM Lestari
Surat Izin Operasi KMP Lestari Maju. (foto/terkini.id)

Terkini.id, Makassar – Penyidik Polda Sulsel akan melakukan pemanggilan terhadap Bupati Selayar, Basli Ali, terkait izin operasi yang dikeluarkan Pemda untuk pemilik KM Lestari Maju yang menyebabkan korban jiwa.

Direktur Ditreskrimsus Polda, Kombes Pol Yudhiawan Wibisono mengatakan, penyidik Polda Sulsel akan mengagendakan pemanggilan terhadap Bupati Selayar, Muhammad Basli Ali, pada pekan depan.

“Bupati belum kita periksa, minggu depan kita panggil terkait izin yang dikeluarkan pemerintah daerah,” kata Yudhiawan Rabu, 11 Juli 2018, di Mapolda Sulsel saat merilis penetapan tersangka.

Sejauh ini kata Yudhiwan, penyelidikan juga melibatkan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) selaku saksi ahli, sehingga penyidik bekerja secara maraton.

Polda Sulsel sudah tetapkan 3 tersangka

Hingga hari ini sudah tiga tersangka yakni pemilik KM Lestari Maju, Hendra Yuwono, menyusul dua orang tersangka lainnya yakni Nahkoda KM Lestari, Agus Susanto, dan Syahbandar Pelabuhan Bira Bulukumba, Kuat Maryanto.

“Yang ditetapkan tersangka ini sudah memiliki dua alat bukti,” tuturnya.

Saat ini Polda mengusut lebih jauh tentang siapa yang bertanggung jawab dalam kecelakaan kapal Feri tersebut. Termasuk bagian ticketing juga sudah diperiksa.

“Dan ticketing itu juga tak tahu menahu total penumpang sebanyak 200 lebih,” ujarnya.

Komentar

Rekomendasi

UNBK Dihapus, Pemkot Makassar Siapkan Metode Kelulusan Siswa

Sejumlah ASN di Jabar Protes Gajinya Dipotong Gara-gara Covid-19

Mantan Anggota MPR RI Asal Sulsel Meninggal Dunia

Lakukan Rapid Test, Ridwan Kamil Kaget 300 Warganya Positif Corona

Berjuang Lawan Covid-19, Dokter Tirta Sempat Berstatus PDP Corona

Cegah Corona, Akses Keluar-Masuk Pulau di Makassar Dibatasi Ketat

Positif Corona, Remaja Ini Dijemput Petugas Medis Covid-19

Presenter ‘Uang Kaget’ Bantah Video Syur yang Beredar adalah Dirinya

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar