Polisi tangkap lima pelaku pemilik bom ikan di kepulauan Pangkep

Lima pelaku kepemilikan bahan baku bom ikan di Mapolrea Pangkep. / Foto : Muhammad Subhan

TERKINI.id, PANGKEP – Tim gabungan kepolisian menangkap lima pelaku kepemilikan bahan baku bom ikan di Kecamatan Liukang Tangaya, Pangkep.

Sebanyak 94 zak pupuk amonium nitrat diamankan polisi dari tiga lokasi di Pulau Marabatuang tempat para tersangka menyembunyikan pupuk.

Kapolres Pangkep, AKBP Edy Kurniawan membenarkan adanya penangkapan ini. “Ini tim gabungan, ada dari Bareskrim Mabes Polri, Polda Sulsel dan Polres Pangkep. Tersangkanya lima orang, kami bawa dari pulau langsung ke Mapores untuk penyelidikan lanjutan,” kata Edy, Selasa, 1 Agustus 2017.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Pangkep, AKP Rudi Suprimin menjelaskan, penangkapan dilakukan pada 26 Juli silam. Namun karena jarak yang jauh, tersangka baru tiba di Pangkep hari ini.

Kelima tersangka masing-masing bernisial, HK (55 tahun), SM (57 tahun), HB (50 tahun), RM (35 tahun) dan AB (50 tahun). Dalam pemeriksaan awal, para tersangka belum mengakui kepemilikian barang tersebut.

“Para pelaku ini menyebut nama pemiliknya, sekarang kami sedang kejar nama yang disebut. Mereka membantah kalau pupuk ini milik mereka,” terang Rudi.

Baca :Ugal-ugalan usai UN, puluhan sepeda motor diamankan Polisi

Rudi menambahkan, para pelaku akan dijerat dengan UU Pertanian yang ancaman hukumannya minimal lima tahun penjara.