Polisi Tangkap Penyebar Hoax dan Hate Speech Isu Gempa dan Tsunami Bulukumba

Polisi berhasil menangkap Penyebar Hoax dan Hate Speech Isu Gempa da Tsunami Bulukumba

Terkini.id,Bulukumba – Polres Bulukumba akhirnya berhasil menangkap penyebar hoax dan ujaran kebencian(Hate Speech) terkait isu gempa dan tsunami yang melanda Bulukumba beberapa hari yang lalu.

Pelaku yang beralamat di Dusun Dumpu Desa Sangkala Kecamatan Kajang ini berhasil ditangkap dirumah saudara kandungnya Abbi di Dusun Batunilamng Desa Jo”jolo Kecamatan Bulukumpa pada pukul 22.45 WITA tadi malam Senin 8 Oktober 2018.

Pelaku IA (15) ditangkap berdasarkan laporan warga bernama Yusuf pada tanggal 2 oktober 2018 waktu lalu di Polres Bulukumba setelah Pelaku menulis status isu hoax dan bernada ujaran kebencian di akun miliknya ICCA I-CA terkait isu gempa yang melanda Bulukumba. Sontak akibat postingan pelaku banyak warga yang geram dan mencari cari cari pelaku.

Kronologis penangkapan sendiri dilakukan setelah sebelumnya Kasat Reskrim Iptu Deki Marizaldi bersama Kanit Tipider Polres Bukukumba Bripka Ahmad Fathir melakukan profilling terhadap akun facebook ICCA I-CA dan dari situ polisi bisa melacak aktivitas dan keberadaan pelaku.

Dengan penangkapan ini polisi berharap nantinya masyarajat bijak dalam bermedsos dan tidak asal menyebar isu hox dan ujaran kebencian.

Baca :Peduli, Pemuda Karang Taruna Bersama Warga Matekko dan Jalanjang Kirim Bantuan ke Sulteng

“Saya himbau kepada masyarakat agar bijak dalam bermedia sosial jangan suka menebar berita hoax apalagi ujaran kebencian yang bisa buat resah apalagi konflik,karena kami tidak segan segan untuk menindak,”tegas Kapolres Bulukumba AKBP Anggi Naulifar Siregar di ruangannya Selasa 9 Oktober 2018.

Pelaku sendiri diancam dengan Pasal 42 a ayat 2 junto pasal 28 uud 19 thun 2016 tentang penyalahgunaan informasi dengan ancaman 6 tahun penjara namun karena pelaku masih dibawah umur maka  tetap mengacu ke sistem undang undang perlindungan anak.