Politikus PDIP Sebut Sulit Temukan Sosok Jokowi, Benny K Harman: Sebaiknya Jangan Hina Bangsa Sendiri ‘Rakyat Monitor’

Terkini.id, JakartaPolitikus PDIP Panda Nababan belum lama ini turut buka suara soal Polemik usulan penundaan pemilu 2024 masih bergulir hingga saat ini, bahkan semakin panas.

Dalam hal tersebut, Panda Nababan menilai, usulan tersebut bermunculan lantaran belum ada sosok yang memiliki kualitas seperti Presiden Jokowi. Bahkan, kata dia, sukar mencari orang seperti Jokowi.

“Jadi kalau saya lihat kegalauan sekarang itu sudah sukar mencari orang sekualitas Jokowi,” kata Panda.

Baca Juga: Benny Tuai Sorotan Soal Kasus Brigadir J, Syamsul Arifin Minta...

Selain dari itu, Panda bahkan mengklaim bahwa ucapannya itu bukan sekedar interpretasi atau pendapat belaka, melainkan fakta di lapangan.

“Karena sukar mencari orang sekaliber Jokowi atau lebih tinggi dari Jokowi Maka timbul lah itu, diperpanjang lah, diteruskan lah, tiga periode lah, itu yang saya lihat menjadi masalah,” jelasnya.

Baca Juga: Polisi Pastikan Tak Ada Perlakuan Khusus Terhadap Roy Suryo

Sementara, menanggapi tersebut,  Politikus Partai Demokrat, Benny K Harman mengungkapkan alasan yang disebutkan Panda sama dengan saat Soeharto dulu menjabat. Dikutip dari Galamedia. 4 Maret 2022.

Di mana Politikus Demokrat menyempaikan hal tersebut melalui sebuah cuitan di akun media sosial Twitter-nya @BennyHarmanID.

“Alasan sama dgn Pak Harto dulu sehingga terus menerus beliau dipilih,” katanya.

Baca Juga: Polisi Pastikan Tak Ada Perlakuan Khusus Terhadap Roy Suryo

Namun, Benny berharap agar pihak-pihak yang mengusulkan penundaan pemilu 2024 tidak menghinan bangsa sendiri.

Sebab, dia yakin dari ratusan juta orang yang ada di Indonesia, pasti ada orang yang bisa memimpin negeri ini.

 “Tapi sebaiknya jangan menghina bangsa sendiri. Mosok dari ratusan juta orang ndk ada yg bisa pimpin negeri ini? #RakyatMonitor#” timpalnya.

Sebelumnya, usulan penundaan Pemilu 2024 disuarakan oleh Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan (Zulhas) dan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar (Cak Imin).

Zulhas mengatakan ada beberapa alasan mengapa pemilu 2024 perlu diundur. Salah satunya, Jokowi  dinilai masih yang terbaik berdasarkan hasil survei. 

Bagikan