Politisi Partai Republik ajukan Donald Trump terima Nobel Perdamaian

Presiden AS, Donald Trump. (foto/noisiamofutur.it)

Terkini.id, – Pertemuan kedua pemimpin negara Korea memberikan jalan kebahagiaan baik bagi orang-orang Korea dan ternyata juga bagi Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Dilansir dari The Guardian, sebuah aksi yang dipelopori politikus-politikus partai Republik, Luke Messer dan 17 pembuat kebijakan lainnya, untuk mengirimkan surat kepada komite penghargaan Nobel di Norwegia dengan anjuran guna memberikan Trump Penghargaan Nobel tahun 2019 karena jasanya dalam mengakhiri perang Korea, peniadaan nuklir di semenanjung Korea, dan membawa perdamaian di daerah tersebut.

“Saya tak dapat berpikir seorang pun yang lebih pantas mendapat perhatian dari Komite pada tahun 2019 daripada Presiden Trump karena kerja kerasnya untuk membawa perdamaian di dunia,” bunyi surat itu sesuai pemberitaan New York Post.

Presiden AS, Donald Trump. (foto/nypost.com)

Anjuran ini tidak hanya datang dari negara lokal, melainkan juga dari orang nomor satu di Korea Selatan, Presiden Moon, yang berkata melalui pejabatnya, “Presiden Trump sebaiknya mendapatkan Penghargaan Nobel Perdamaian. Yang kami butuhkan hanyalah perdamaian.”

Donald Trump pun membalas sanjungan tersebut pada hari Selasa lalu.

“Saya kira Presiden Moon sangatlah baik hati karena membuat pernyataan tersebut, dan saya menghargainya. Tapi yang terpenting adalah menyelesaikan permasalahan ini. Saya ingin menyelesaikannya,” kata Trump.

Dalam penghargaan Nobel sendiri tidak ada peraturan yang spesifik mengenai ketentuan calon yang boleh ikut. Pada tahun ini, terdapat 330 calon pemenang Nobel Perdamaian yang akan diumumkan pada bulan Desember mendatang.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Opini

Tanda-tanda Resesi

17 Agustus tahun ini.Tiga hari sebelumnya.Jam 6 pagi waktu New York.Itulah hari pertama kurva terbalik: yield bond jangka panjang lebih rendah dari yield bond
Opini

74 Tahun Indonesia, Merdeka dalam Penindasan

TANGGAL 17 Agustus 2019, bangsa Indonesia dari Sabang sampai Marauke memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-74 tahun.Berbagai macam bentuk kegiatanpun dilakukan dalam rangka
Opini

Memaknai Kemerdekaan Bukan Sekedar Simbolik

TUJUH belas Agustus merupakan momentum bersejarah sepanjang rentetan peristiwa, yang turut menghiasi dalam konsep Indonesia.Euforia kemerdekaan menggema dari berbagai penjuru mendengar teks proklamasi di
Opini

Aktivis Repotlusioner

SEJARAH gerakan mahasiswa secara heroik menggambarkan kecerdasan dan militansi perjuangan mahasiswa dalam menciptakan gerakan massa dengan tujuan memperbaiki kebobrokan tatanan yang ada di Indonesia.Bagi
Opini

Mengapa Pemadaman Listrik Begitu Lama?

DI mana-mana terjadi mati listrik. Di Amerika, Eropa apalagi Indonesia. Penyebabnya yang berbeda.Persoalannya: Seberapa sering.Seberapa luas.Seberapa lama.Ada kalanya sering mati lampu. Itu karena produksi
Opini

Mensegerakan Revisi PP No. 44 Tahun 2015

KEHADIRAN program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang dikelola oleh BPJS Ketenagakerjaan terus memberikan manfaat bagi pekerja kita. Khusus untuk Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan
Opini

Aspal Buton sebagai Aspal Berongga

Buku hasil adaptasi dari disertasi penulis  yang diselesaikan pada program studi Teknik Sipil Universitas Hasanuddin pada tahun 2018 lalu.Buku ini menganalisis pengaruh penambahan bahan
Opini

Titanium Megawati

"Tulis dong soal pidato Bu Mega di Bali"."Tidak mau"."Menarik lho pak. Apalagi kalau DI's Way yang menulis"."Politik. Sensitif," balas saya."Soal Sengon 1 Triliun itu
Opini

Cara BUMN Tiongkok Berkembang

PADA tahun 2015, pemerintah China melakukan reformasi radikal terhadap BUMN. Dari total 117 BUMN, disusutkan menjadi 98 BUMN saja. Dampaknya bukan hanya pengurangan jumlah BUMN