Polri Klaim Belum Semua Kasus Habib Rizieq Dihentikan, FPI Sebut Kata Bahlul

Rizieq Shihab
Rizieq Shihab. (foto: bbc.com)

Terkini.id, Jakarta – Meskipun pengusutan beberapa kasusnya sudah resmi dihentikan oleh polisi, namun Polri menegaskan masih ada kasus Habib Rizieq Shihab yang masih diproses.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menyampaikan, pihaknya masih menangani sejumlah kasus yang menjerat Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) tersebut.

Sejauh ini, perkara itu belum seluruhnya diterbitkan Surat Penghentian Penyidikan atau SP3.

“Orangnya belum datang. Kalau di SP3 kan sudah pasti (datang), memang enggak akan diteruskan. Tetapi kasus-kasus yang belum selesai kan saya belum tahu juga,” tutur Dedi seperti dilansir dari merdekacom.

Adapun prosedur SP3 salah satunya dapat melalui hak prerogatif penyidik. Untuk prosedurnya pun dapat dilakukan tanpa Rizieq Shihab kembali dulu ke Tanah Air.

“Iya bisa itu. Itu melalui mekanisme gelar, semuanya dinilai dengan fakta hukum dan alat bukti yang dinilai semuanya cukup di SP3, ya di SP3,” terang dia lagi.

“Kalau SP3 tanpa pelapor itu kan pertimbangan penyidik secara teknis. Kalau penyidik nilai itu bisa di SP3, ya di SP3,” lanjut Dedi.

Rizieq Shihab sempat menjadi tersangka dalam kasus chat mesum yang ditangani oleh Polda Metro Jaya. Kemudian dia juga dilaporkan oleh Sukmawati Soekarnoputri lantaran dianggap melecehkan Pancasila dan ditangani oleh Polda Jawa Barat.

Hanya saja, kedua kasus tersebut telah dihentikan penyidikan alias SP3. Sementara yang masih berjalan saat ini adalah laporan Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PP-PMKRI) pada 26 Desember 2016 di Polda Metro Jaya.

Rizieq Shihab dinilai telah melakukan penodaan agama Kristen. Dalam video yang viral, Rizieq Shihab menyinggung unsur SARA.

Selanjutnya, HRS juga dilaporkan Jaringan Intelektual Muda Anti Fitnah (JIMAF) atas ceramahnya soal uang yang diduga mengandung unsur lambang mirip simbol PKI atau palu arit.

Di tahun 2016, Rizieq Shihab dilaporkan atas dugaan penguasaan tanah ilegal di daerah Megamendung, Bogor.

Ucapan Bahlul dari FPI

Sementara, Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman memastikan semua kasus hukum yang menjerat Habib Rizieq Syihab sudah di-SP3.

“Semua kasus Habieb Rizieq yang Habieb Rizieq sebagai tersangka sudah SP3. Itu saya mau tegaskan, sudah SP3. Jadi kalau ada yang masih mau menyebut ya pulang saja kan nanti dia harus berhadapan dengan hukum, ini orang bahlul,” ujar Munarman saat konferensi pers menanggapi perkembangan situasi dan kondisi nasional yang dinamis, di Hotel Alia, Jalan Cikini Raya, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Senin 15 Juli 2019.

Munarman pun menilai bahwa pihak yang mengatakan Rizieq masih memiliki kasus hukum tidak mengerti dan memperbarui informasi. Dia menilai orang yang menganggap enteng kepulangan Rizieq sebagai provokator.

“Saya mau katakan, siapa pun ya bahlul ini orang. Karena dia tidak ngerti, nggak update informasi tuh berarti. SP3 Habieb Rizieq silakan diviralkan secara langsung, masih ada perkara, ini bahlul. Sebahlul-bahlulnya orang ya ini,” tuturnya.

“Jadi jangan ada pihak lain, terutama ada provokator-provokator yang mengatakan pulang saja segala macam. Saya mau katakan, Habieb Rizieq sudah tidak ada perkara, sudah tidak ada kasus, sudah SP3,” sambung dia.

Sementara itu, Munarman menegaskan PA 212 berjuang dengan ada atau tidak adanya ijtimak ulama. Dia mengatakan perjuangan PA 212 berdasarkan adanya ketidakadilan.

Berita Terkait
Komentar
Terkini