Pomdam IM Selidiki Anggota TNI yang Diduga Terlibat Dalam Pembakaran Rumah Jurnalis

Terkini.id, Jakarta – Diduga terdapat oknum TNI, yang juga terlibat dalam pembakaran rumah seorang jurnalis harian Serambi Indonesia, bernama Asnawi Luwi, di Desa Lawe Loning, Kecamatan Lawe Sigala-Gala, Kabupaten Aceh Tenggara, yang sampai saat ini masih dalam proses penyelidikan.

Kapendam Iskandar Muda (IM), Kolonel Arh Sudrajat, mengatakan bahwa Pomdam IM tengah berusaha untuk melakukan penyelidikan terhadap kasus yang telah dilimpahkan ke Pomdan IM pada 5 Januari 2022 lalu oleh Polda Aceh.

Pomdam IM sedang bekerja keras untuk melakukan penyelidikan, tentang adanya indikasi oknum TNI yang melakukan pembakaran terhadap rumah saudara Asnawi. Sesuai dengan perintah dari komando atas agar diusut tuntas,” kata Sudrajat pada Minggu, 16 Januari 2022.

Baca Juga: Satu Orang Tewas dalam Kebakaran Kilang Minyak Balikpapan Pertamina

Sudrajat juga memaparkan bahwa jika oknum TNI, yang diduga terlibat tersebut memang terbukti bersalah, maka akan tetap diberikan hukuman sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Jika memang terbukti pada proses penyelidikan oleh Pomdam ada keterlibatan oknum TNI, tentunya akan ada proses hukum lanjutan yang akan dilakukan terhadap pelaku,” ujarnya, yang dikutip dari Kumparan.com pada Minggu, 16 Januari 2022.

Baca Juga: 2 Anggota TNI Menang Lawan Sembilan Begal, 8 Kabur 1...

Dalam pemberitaan sebelumnya, Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil penyidikan dan juga gelar perkara dugaan sementara, pelaku mengarah kepada oknum TNI.

“Dari hasil penyidikan dan gelar perkara, dugaan pelaku mengarah pada oknum TNI. Sehingga kasusnya pun kami limpahkan ke Pomdam IM,” ujarnya.

Winardy menjelaskan bahwa kasus pembakaran tersebut, terjadi pada tanggal 30 Juli 2019 silam.

Baca Juga: 2 Anggota TNI Menang Lawan Sembilan Begal, 8 Kabur 1...

Pada awal kasus, sempat ditangani oleh Polres Aceh Tenggara, namun kemudian dialihkan untuk ditangani oleh Ditreskrimum Polda Aceh.

Pengalihan penanganan tersebut bukan karena alasan tidak mampu, ujar Winardy. Namun karena ada pertimbangan dan novum yang mengharuskan untuk didalami juga dipelajari lebih lanjut.

“Terhitung 5 Oktober 2021, perkara pembakaran rumah Asnawi Luwe, wartawan Serambi Indonesia di Aceh Tenggara sudah ditarik penyidikannya ke Ditreskrimum Polda Aceh,” tuturnya.

Bagikan