Pondok Pesantren Hj Haniah Maros wisuda 76 santri

Pondok Pesantren Hj Haniah Maros wisuda 76 santri

Terkini.id, Maros – Masjid, kelas, dan teras rumah pembina tahfiz telah menjadi “Saksi Bisu”. Saksi perjuangan hafiz di Pondok Pesantren Hj. Haniah, Kabupaten Maros.

“Mengapa warna selempang biru? Biru itu melambangkan langit. Penghafal tidak terkenal di bumi tetapi terkenal di langit,” ungkap ustaz Qadri, menjelaskan makna warna selempang.

Pimpinan pondok, AG H Abd Salam SPdi, Muhammad Idris SAg MPdi selaku Kepala Mts, H Idris Abdulrahman Lc selaku Kepala MA, Hamzah Ahmad SAg MA selaku perwakilan Ketua Yayasan Ponpes Hj. Haniah, dan Dr Muh Rasyid MPd dari perwakilan Kementrian Agama Maros serta perwakilan Bupati Maros telah memberikan restu kepada 76 Hafiz.

Sebanyak 55 santri putri dan 21 santri putra diwisuda pada hari Minggu, 6 Mei 2018, bertempat di Pondok Pesantren Hj. Haniah, Desa Bontotallasa, Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros.

Wisuda tahfiz merupakan rangkaian dari Penamatan Santriwan dan Santriwati Ponpes Hj. Haniah Angkatan X tahun 2018. Kegiatan tersebut diisi dengan selawatan, nasyid, ceramah 3 bahasa  yakni; bahasa Arab, Inggris dan Indonesia, serta bela diri.

Seorang hafiz 15 juz, Muh Annas Syam dinobatkan sebagai wisudawan hafiz terbaik.

“Alhamdulillah sekarang dia telah meraih  hafalan tertinggi, di antara alumni sebelumnya. Alumni yang pernah menghafal  di Ponpes Hj. Haniah,” ungkap ustaz Irfan, guru tahfiz dan alumni Ponpes Hj. Haniah.

Annas memilih program khusus, atau takhossus dalam bahasa Arab. Program ini dominan mempelajari tahfiz. Bagi santri yang mengambil program ini akan menghadapkan hafalannya setiap hari.

“Takhossus merupakan program sekolah. Dulu tidak ada tahfiz khusus. Tetapi banyak santri yang minat menghafal. Makanya dibuka tahfiz khusus,” jelas ustaz Qadri, hafiz 30 juz.

Sedangkan program tahfiz reguler merupakan program pendalaman tahfiz dan tetap menyelami pendidikan sekolah. Jadwal menghadap ke pembina hanya 1 kali dalam sepekan.

Muhammad Khaidir merupakan santri kelas 8 Mts Ponpes Hj. Haniah yang mengikuti program tahfiz reguler.

“Hafiz terbaik, tercepat, terlancar diberikan kepadanya. Selain penampilannya yang memukau, Khaidir juga mampu mengalahkan santri lainnya. Dibuktikan dengan meraih juara 1 umum di sekolah,” pungkas ustazah Yusriah, guru fikih dan istri dari ustaz Qadri.

 

Citizen Reporter : Suci Muslimah (Humas Ponpes Hj Haniah Maros)

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Bulukumba

Breaking News: Buruh PT Lonsum Mogok Kerja

Terkini.id,Makassar – Seribuan karyawan baik pabrik dan kebun PT London Sumatera (Lonsum) di Bulukumba, perusahaan perkebunan bergerak di industri perkebunan kelapa sawit dan karet, kembali
Bulukumba

Basnaz Sinjai Kunjungan ke Baznas Bulukumba

Terkini.id,Bulukumba - Para Pimpinan Baznas Kabupaten Bulukumba menerima kunjungan Kabag Kesra Kabupaten Sinjai dan para Pimpinan Basnaz Kabupaten Sinjai ke kantor Baznas Bulukumba. Ketua Baznas