Ponsel warga di Palopo lowbat tapi listrik belum nyala

PT PLN (Persero) Wilayah Sulselrabar mengajak jurnalis dari puluhan media baik cetak, online dan elektronik untuk berkunjung ke PLTU Punagaya dan Gardu Induk Bantaeng

Terkini.id, Palopo — Masyarakat Palopo mempertanyakan pemadaman listri tapi tanpa pemberitahuan dari PLN.

Perusahaan listrik Negara (PLN) Kota Palopo melakukan pemadaman di beberapa titik dalam wilayah kota palopo tanpa adanya pemberitahuan atau pengumuman terkait hal tersebut sebelumnya pada, Selasa 27 Februari 2018 malam.

Hal ini sangat disesali beberapa masyarakat karena tidak adanya pemberitahuan mereka tidak mempersiapkan diri atas pemadaman tersebut.

Beberapa titik yang mengalami pemadaman di antaranya wilayah BTN Anggrek dan sekitarnya di Kecamatan Wara, wilayah BTN merdeka dan BTN Nyiur Permai di Kecamatan Wara Timur, dan di Jln Akhmad Kasim dan sekitarnya di kelurahan Salubulo Kecanata Wara Utara yang tiba tiba saja gelap gulita karena adanya pemadaman tanpa jelas penyebabnya.

“Bukan hanya hari ini, tetapi beberapa hari ini warga mengalami pemadaman tiba tiba tanpa adanya pemberitahuan pihak PLN, dan tentunya kami merasa dirugikan.” Ungkap Lely Warga Jalan Anggrek Kelurahan Tompotikka Kecamatan Wara.

Hal yang sama diungkapkan warga nyiur Karmelita yang sudah tidak dapat melanjutkan pekerjaan rumah dan  berkomuniksasi akibat gelap dan ponsel sudah dalam kondisi lowbet.

“Kalau ada pengumuman dari PLN
masyarakat pasti sudah mengantisipasi, sehingga pada saat pemadaman minimal sudah ada lilin atau alat penerangan emergency, sudah dicharger,” ungkapnya.

Beberapa pejabat penerintah Kota Palopo juga menyesali pemadaman tanpa adanya info tersebut dan berharap PLN dalam melakukan pemadaman ada penyampaian kepada warga.

Pihak PLN sendiri saat dikonfirmasi  menyampaikan bahwa pemadaman terjadi karena adanya derating (kekurangan suplai air ) di PLTA Poso, sehingga pembangkit  tidak maksimal menyebabkan terjadinya pengurangan beban.

Berita Terkait
Komentar
Terkini