Porseni Antar Pelajar, MTsN I Jeneponto Sudah Kantongi 4 Emas dan 1 Perunggu

Tim Volly Ball Putra MTsN 1 Jeneponto

Terkini.id,Jeneponto – Kementerian Agama (Kemenag) Jeneponto menggelar porseni antar pelajar Madrasah Aliyah dan Tsanawiiyah se Kabupaten Jeneponto.

Dalam Porseni itu, Kemenag pempertandingkan beberapa jenis cabang olahraga dan seni, diantaranya volly ball, tenis meja dan beberapa jenis lomba kesenian lainnya.

Pada event itu, Madrasah Tsanawiiyah Negeri (MTs) Negari I Jeneponto berhasil mengukir prestasi dengan merebut beberapa juara Porseni Kemenag untuk tingkat MTs.

“Alhamdulillah, pada Porseni yang digelar Kemenag itu, dalam rangka Hari Amal Bakti itu, MTsN 1 Jeneponto di hari pertama menunjukkan prestasi dengan merebut beberapa juara,” kata Kepala MTsN I Jeneponto, Hj Nuraedah.

Menurutnya, MTsN I Jeneponto sudah berhasil  merebut 4 mendali emas dan 1 perunggu.

“Dari 5 kategori pertandingan dan lomba, anak-anak berhasil merebut emas pada cabang olahraga Tenis  Meja putra dan putri Siswa, juara 1 volly ball putra, juara 3 volly ball putri siswa dan juara 1 lomba joget balon karyawan,” ungkapnya.

Dia pun berharap, agar siswa dan guru serta stafnya dapat  berprestasi dan mampu mempertahankan juara umum.

“Kami berharap semoga Porseni tahun 2019  ini, MTsN 1 Jeneponto masih tetap mempertahankan juara umumnya,” ujarnya.

Komentar

Rekomendasi

SMPN 27 Makassar Sabet Juara di Kejuaraan Futsal Bupati Gowa Cup 2020

Peduli Siswa Kurang Mampu, Forum OSIS Sulsel Luncurkan Program ‘OSIS Care’

Begini Cara STP Khoiru Ummah Makassar Latih Kreativitas Siswa dalam Berwirausaha

Forum OSIS Sulsel Sukses Gelar Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa SMP Se-Makassar

Siswa SMPIT Ibnu Sina Kunjungi Galeri Pelukis Tanah Liat Makassar

Jaga NKRI, Forum OSIS Sulsel Gelar Sosialisasi dan Aksi Gerakan A3

Perkenalkan Beragam Suku di Kalangan Siswa, Sekolah Islam Athirah Gelar Pekan Budaya

Gandeng KAMMI, Forum OSIS Sulsel Gelar Dialog Kebangsaan Peran Pemuda

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar