Prabowo Sebut Elite Pemerintah Sudah Tidak Peduli dengan Rakyat

Prabowo Subianto
Prabowo Subianto. (foto/bbc.com)

Terkini.id, Jakarta – Prabowo Subianto kembali menyoroti kondisi negara yang dinilai memprihatinkan. Ketua Umum Partai Gerindra ini mengkritik elite pemerintahan saat ini yang dianggap sudah tidak memedulikan rakyat.

Negara kita, kata Prabowo, sedang dalam keadaan susah dan prihatin.

“Elite kita elite yang hatinya sudah beku, nggak peduli dengan rakyat jadi demokrasi kita mau diselewengkan,” kata Prabowo dalam acara dukungan purnawirawan Kopassus di GOR Ciracas, Jakarta Timur, dikutip dari detikcom, Sabtu, 7 Juli 2018.

Pernyataan Prabowo tersebut didasari dari kondisi negara yang memprihatinkan dari persoalan ekonomi termasuk utang Indonesia. Utang Indonesia disebut bertumpuk.

“Yang lebih parah lagi, maaf dengan segala hormat, bangsa ini negara ini hidupnya dari utang. Negara yang kaya hidupnya dari hutang, dan yang lebih parah kita utang untuk bayar utang kemarin. Jadi nanti tahun depan hutang lagi bayar utang tahun ini,” ungkap Prabowo

Menarik untuk Anda:

Utang negara tersebut menurut Prabowo, membuat kondisi masyarakat semakin terhimpit.

“Coba Ibu-ibu bayangkan kalau untuk bayar belanja dapur ibu-ibu harus ke tetangga untuk pinjam uang. Ini yang kenyataan dan ini banyak elite yang tidak mau mengakui, oh bisa, utang tuh biasa, ngawur itu,” sambungnya.

Prabowo Subianto
Prabowo Subianto. (foto/detik.com)

Prabowo soroti kekayaan alam Indonesia

Dalam pidatonya di GOR Ciracas, Prabowo juga menyoroti kekayaan alam Indonesia yang disebutnya dikuasai asing. Padahal Indonesia disebut Prabowo, harus menjadi negara yang berdaulat.

“Tadi ada kata-kata masa kita tidak jadi tuan di tanah kita sendiri, kita tidak boleh benci negara asing kita tidak boleh benci berdasarkan ras atau kelompok etnis,” tuturnya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Kenakan Biaya Tambal Ban Rp 600 Ribu ke Pelanggan, Ini Pengakuan Pemilik Bengkel

Cerita Pilu Kakek Ingin Beli Ayam Goreng untuk Cucunya Tapi Uang Tak Cukup

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar