Masuk

Presiden Ukraina Apresiasi Jokowi, Warganet: Zelensky Cebong!

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memberikan apresiasi atas kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Warganet pun langsung bereaksi.

Zelensky Cebong!!” tulis akun Twitter @03__nakula, Jumat, 30 Juni 2022.

Cebong sendiri merupakan julukan kepada para pendukung Joko Widodo yang mulai populer pada Pemilihan umum Presiden Indonesia 2014 dan Pemilihan umum Presiden Indonesia 2019.

Baca Juga: Asrama Mahasiswa Nusantara Mulai Dibangun di Makassar

Seperti diketahui, Presiden Jokowi melakukan lawatan ke Ukraina dalam misi perdamaian.

Zelensky pun mengatakan, kunjungan Presiden Jokowi ini merupakan kunjungan bersejarah bagi Indonesia dan Ukraina.

“Karena ini merupakan kunjungan pertama oleh Presiden Indonesia ke Ukraina, dan ini adalah kunjungan pertama pemimpin Asia yang sejak awal dari invasi Rusia ke Ukraina,” kata Zelensky melalui translator dalam konferensi pers bersama Jokowi, yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Kamis, 30 Juni 2022.

Baca Juga: Jelang Pemilu 2024, Jokowi Himbau Jangan Ada Gesekan Sosial dan Adu Domba Politik

Zelensky juga mengapresiasi kehadiran Jokowi. Sebab, keberadaan dan kewenangan Jokowi dan Indonesia di mata internasional sangat tinggi.

“Bapak Presiden, Yang Mulia, kita mengapresiasi hal tersebut. Terutama Indonesia dan kewenangan Anda dan juga keberadaan Anda di dunia internasional sangat tinggi. Anda mewakili negara-negara G20 di mana Indonesia memegang presidensi tahun ini dan merupakan negara yang kuat di ASEAN,” tutur Presiden Zelensky.

Presiden Zelensky juga memaparkan isi pertemuannya dengan Presiden Jokowi, salah satunya mengatasi persoalan ekspor gandum Ukraina.

“Kita membahas beberapa agenda global di mana kita harus melakukan setiap hal yang memungkinkan untuk mengangkat blokade Rusia di Lexi, untuk meneruskan adanya ekspor gandum dan Rusia juga mengancam adanya kelaparan di dunia dan mereka memblokade ekspor dari Ukraina dan mendisrupsi pasar global dan jutaan ton green yang dikirimkan Ukraina juga akan dapat dikirimkan kepada masyarakat, dan apabila tidak ada ambisi dari Rusia kita tidak akan memiliki problem tersebut saat ini dan ini merupakan tantangan global saat ini,” tutur Presiden Zelensky.