Profesor Ini Kaitkan Bencana Gempa Sulteng dengan Penetapan Tersangka Gus Nur

Gus Nur

Terkini.id, Makassar – Pendapat yang mengait-ngaitkan antara bencana gempa di Palu dengan penetapan tersangka terhadap seorang pendakwah, Sugik Nur Raharja atau Gus Nur, masih saja sering terjadi.

Pendapat ini bahkan disampaikan oleh seorang Profesor dan gurus besar di Universitas Diponegoro, Prof Dr Suteki.

Melalui postingan-postingannya di media sosial, Prof Suteki menyampaikan bahwa, sulit memahamkan orang lain dengan pikiran dan perasaannya.

“Saya bertanya soal terjadinya gempa dengan apa yang dialami Gus Nur karena merasa didholomi. Dan itu ada videonya. Saya hanya bertanya adakah hubungannya?” tanya dia, melalui facebook, 29 September 2018.

Guru besar yang pernah dituduh pro-HTI itu, menyebutkan, pemikiran seperti itu semata-mata sebagai cara untuk muhasabah (evaluasi diri).

Menarik untuk Anda:

“Mengapa saya tanyakan? ya karena saya merasa heran dengan sindiran-sindiran Alloh di dalam AlQuran agar manusia menggunakan pikirannya untuk membaca ayat-ayat Alloh,” katanya.

Selain mengaitkannya dengan penetapan Gus Nur, dia juga menyampaikan berita liputan tentang keresahan mahasiswa Palu terhadap makin besarnya anggota LGBT, seperti biseksual, transgender. Hal itu karena akun LGBT Kota Palu sudah memiliki anggota hingga 1.000 orang.

Pendapat FPI

Sementara itu, Front Pembela Islam (FPI) juga menyampaikan bahwa bencana tsunami di Palu dan gempa di berbagai tempat termasuk NTB, ada kaitannya dengan kriminalisasi ulama oleh pemerintah.

“Hati-hati saudara-saudara sekalian, ini ngerjain habib Rizieq, dari dua bulan yang lalu, bencana di mana-mana, bertubi-tubi datang di Indonesia,” kata Sobri.

Sobri lalu menyebutkan bahwa gempa bumi dan tsunami yang melanda oleh Palu dan Donggala pada beberapa waktu yang lalu sebagai balasan dari Allah karena Gus Nur dinyatakan sebagai tersangka.

“Kemarin, Gus Nur dinyatakan sebagai tersangka di Palu langsung gempa bumi dan Tsunami,” kata Sobri yang langsung disambut dengan pekikan Allahu Akbar oleh segenap massa yang hadir.

“Dibayar kontan saudara-saudara sekalian, betul?” Tanya Sobri yang langsung dijawab oleh massa: “Betuuuuul!!!”

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Sempat Ditetapkan TMS di Pilkada, Bupati Majene Fahmi Massiara Meninggal Dunia

Penampakan Bandara Sultan Hasanuddin ‘Terbaru’ yang Rampung Oktober 2021, Ada 12 Gate

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar