Program asuransi pemerintah Kota Makassar ini target 23.000 peserta

Dinas Sosial Kota Makassar menggelar kegiatan pelayanan jaminan Kesejahteraan Sosial (kesos) dan Asuransi Kesejahteraan Sosial (Askesos) bagi RTSM, di Continent Centrepoint Makassar, Jumat 11 Mei 2018
Dinas Sosial Kota Makassar menggelar kegiatan pelayanan jaminan Kesejahteraan Sosial (kesos) dan Asuransi Kesejahteraan Sosial (Askesos) bagi RTSM, di Continent Centrepoint Makassar, Jumat 11 Mei 2018

Terkini.id, Makassar – Dinas Sosial Kota Makassar menggelar kegiatan pelayanan jaminan Kesejahteraan Sosial (kesos) dan Asuransi Kesejahteraan SosialĀ  (Askesos) bagi RTSM, di Continent Centre Point Makassar, Jumat 11 Mei 2018.

Sekretaris Daerah Kota Makassar, Muh. Yasir mengatakan begitu besarnya perhatian pemerintah kota terhadap masyarakat miskin yang ada di Kota Makassar.

“Mereka mendapatkan Program Keluarga Harapan (PKH), mereka mendapatkan Askesos,” ungkapnya.

Dengan melihat besarnya perhatian tersebut, Muh. Yasir berharap agar warga Makassar bisa menjadi warga yang baik.

“Minimal masyarakat mendukung program Makassar ta Tidak Rantasa, jagai anakta dan lainnya,” ucap M. Yasir

Menarik untuk Anda:

Untuk tahun 2018 program Askesos menjangkau 1.200 orang dan angkatan pertama di kegiatan ini menghadirkan 200 orang.

Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, Mukhtar tahir mengungkapkan target kuota Askesos Kota Makassar sendiri sebesar 23.000 orang.

“Jadi kita cicil 1.200 per tahun,” ucapnya.

“Kita sebenarnya tidak mau melihat lagi satu persoalan yang diberikan jaminan akan tetap bertahan dengan kondisinya,” lanjut Mukhtar.

Menurut Mukhtar ada banyak bantuan yang disediakan oleh pemerintah, seperti misalnya Usaha Ekonomi Produktif (UEP), dan juga PKH.

“Hal itu harus menjadi domain pemerintah untuk meminimalisasi bentuk-bentuk bantuan supaya pada akhirnya kita harapkan masyarakat sejahtera,” ucapnya.

Pada sisi lain, lanjut Mukhtar, hal ini harus tetap ada sebab bagaimanapun pemerintah berusaha menciptakan kesejahteraan selalu memang ada masyarakat yang tidak mau berubah dalam persoalan-persoalan itu.

Mukhtar Tahir juga mengungkapkan bahwa dalam proses penyelesaian problem-problem sosial pihaknya menggunakan sistem terpadu sehingga persoalan-persoalan di masyarakat bisa tuntas.

“Sasaran kita bukan menyelesaikan satu persoalan dalam bentuk satu item, jadi kalau mereka suda masuk dalam data terpadu maka bantuan-bantuan yanh lain ada,” pungkasnya.

Pada kegiatan ini sendiri hadir sebanyak 200 orang penerima Askesos angkatan pertama untuk tahun 2018.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Kunjungi Yayasan Klenteng Xian Ma, Peter: Danny Selalu Harmonis Dengan Masyarakat Tionghoa

Eks Calon Pendamping Syamsu Rizal, Ustaz Ije Maksimalkan Relawan Santri Menangkan Danny-Fatma

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar