PT UPC bongkar jembatan penyeberangan Rujab Wali Kota

TERKINI.id PAREPARE – PT UPC Sidrap Bayu Energi, pengembang proyek Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Sidrap telah memulai proses pembongkaran jembatan penyeberangan di depan Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Parepare pada awal minggu ini.

Pembongkaran ini dilakukan sebelum kedatangan mesin dan komponen pendukung turbin lainnya ke lokasi proyek yang terletak di Desa Mattirotasi dan Desa Lainungan, Kabupaten Sidrap.

Pembongkaran jembatan ini merupakan bagian dari kerja sama UPC Renewables Indonesia dan Pemerintah Kota Parepare yang diawali dengan kesepakatan kedua belah pihak. UPC bekerja sama dengan PT Kakanta dalam proses pembongkaran jembatan ini.

Pengangkutan turbin-turbin berukuran besar yang melintasi jalanan Kota Parepare pada Agustus 2017 membuat UPC harus melakukan modifikasi di sejumlah titik jalan dalam kota. Salah satu modifikasi yang harus dilakukan adalah pada Jembatan penyeberangan di depan Rujab Wali Kota.

Modifikasi tersebut dilakukan karena ketinggian bagian bawah jembatan penyeberangan terlalu rendah
untuk dilalui mesin dan komponen turbin.

Pembongkaran ini akan menjadi awal yang baru bagi warga Kota Parepare karena UPC dan Pemkot Parepare telah sepakat untuk merancang dan membangun jembatan baru dengan disain yang modern dan berkelas. Konsep jembatan baru telah disepakati dan kedua pihak akan masuk pada tahap pembahasan rancangan detil bulan depan.

Baca :Mei, Presiden Jokowi akan resmikan PLTB Sidrap

Project Developer PT UPC Renewables Indonesia, Tri Sakti Kurniawan mengatakan, kami telah mengadakan pembicaraan dan menjalin kesepakatan yang sangat baik dengan Pemerintah Kota Parepare. Kami sangat bersemangat untuk melanjutkan ke tahap perancangan dan selanjutnya, dalam beberapa bulan ke depan, ke tahap pembangunan.

“Nantinya, jembatan penyeberangan yang baru ini tak hanya mengganti jembatan yang lama, namun dapat menjadi ikon baru bagi Kota Parepare. Jembatan modern ini akan menjadi pintu gerbang yang memikat, yang akan menyambut para pengunjung yang datang ke kota,” katanya.

Selain sebagai ikon baru kota, rancangan jembatan penyeberangan ini akan berfungsi bagi keberlanjutan PLTB Sidrap. Jembatan penyeberangan baru tersebut dirancang untuk dapat dilalui oleh kendaraan berat yang membawa suku cadang PLTB. Pembangunan jembatan penyeberangan baru akan menelan biaya sekitar Rp 2 miliar. UPC telah sepakat untuk membiayai proses perancangan dan pembangunan jembatan penyeberangan tersebut.

“Kami berterima kasih kepada Walikota Parepare, Bapak Taufan Pawe yang sejauh ini telah memberi banyak kontribusi dalam perancangan jembatan ikonik ini,” tambah Tri.

PenulisArsyad

Komentar

  • Kontak Informasi Makassarterkini
  • Redaksi: [email protected]
  • Iklan: [email protected]