Pulang Antar Cucu ke Sekolah, Nenek di Pangkep Ditemukan Tewas

Terkini.id, Pangkep – Seorang warga Kampung Kassi Tinambung, Kecamatan Balocci tewas dibelakang rumahnya, Sabtu 8 September 2018. Korban Naisyah (58 tahun) diketahui meninggal setelah kesetrum listrik dari tiang penampungan air.

Menurut keterangan suami korban, Abdul Hafid Marola (70 tahun) seperti biasa, pagi tadi istrinya pergi mengantarkan cucu mereka ke sekolah. Namun sepulang dari mengantar cucunya, korban tak lagi terlihat. Hafid mencarinya, bahkan menghubungi ponselnya tapi tak ada jawaban. Saat kebelakang rumah, ia mendapati istrinya sudah terbujur kaku. Ia memanggil warga lalu menghubungi polisi.

“Saya tunggu lama, kenapa belum pulang. Telpon juga tidak dijawab. Setelah saya mematikan mesin air karena saya dengar penampungan air sudah penuh, saya lihat dari jendela istri saya terbaring dekat penampungan,” kata Hafid

Petugas dari Polsek Balocci dan Puskesmas Balocci mengevakuasi korban masuk kedalam rumahnya dibantu oleh keluarga dan tetangga korban. Dari pemeriksaan dokter, ditemukan bekas sengatan listrik di lengan kanan dan betis kiri korban.

“Di tiang penampungan air tersebut ada kabel listrik diduga disitu korban kesetrum. Dari pemeriksaan dokter tidak ditemukaj tanda-tanda kekerasan,” kata Kapolres Pangkep AKBP Tulus Sinaga.

Hasil visum luar dan pemeriksaan saksi oleh polisi di TKP menyimpulkan bahwa korban tewas karena sengatan listrik. Keluarga korban menolak upaya polisi untuk dilakukan autopsi terhadap korban dan menerima kejadian ini sebagai musibah.

Komentar

Rekomendasi

SGI Sulsel Gelar Festival Kepemimpinan Guru Indonesia

Muat 5 Penumpang, KM Lady Nathalia Alami Masalah Mesin di Perairan Togo-Togo Kalukuang

Bank Indonesia Dorong Petambak Tradisional Naik Kelas

Rekrut Anggota baru, IPPM Pangkep Koordinator UNM Gelar Citamas I

Ambulan Laut Tenggelam, Gubernur Sulsel Yakin Masih Bisa Diperbaiki

Ambulan Laut Tenggelam, Syahar Sebut Pemda Pangkep Tidak Bisa Mengelola Bantuan Pemprov

Pekan Aspirasi BPD Mattiro Uleng Berhasil Menggali Kebutuhan Kelompok Disabilitas

Pekan Aspirasi Desa Panaikang Disambut Bahagia Warga

Kelompok Disabilitas di Sulsel Butuh Layanan Pendidikan yang Inklusif

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar