Puluhan Petani dipecat di Soppeng usai aksi di DPRD

Puluhan Petani dipecat di Soppeng usai aksi di DPRD

Terkini.id,Soppeng – Lahan ornamen milik pemerintah Kabupaten Soppeng yang digarap oleh masyarakat Kecamatan Ganra dipecat oleh pengelola lahan ornament tersebut.

Tanah ornamen ini merupakan tanah milik pemerintah yang digarap masyarakat dengan luas 30 haktar. Namun masyarakat yang menggarap lahan tersebut satu persatu diberhentikan oleh pihak pengelola yang diberi wewenang oleh pemerintah dikarenakan kerja para penggrap tidak bagus.

Salah seorang petani Muh. Tang mengatakan dirinya dipecat saat melakukan aspirasi di DPRD Soppeng soal pembagian hasil pengelolaan tanah orang yang tidak transparansi.

“Setelah melakukan aspirasi di DPRD bersama teman penggarap lainnya saya langsung dipecat. Ada sekitar 10 orang penggarap yang dipecat,”ungkpanya.

Sementara itu, pengelola lahan ornamen Abdul Rahman mengatakan bahwa dirinya memberihentikan para penggrap dikarenakan kerjanya tidak sesuai apa yang diharapkan.

“Saya mengikuti mandat yang diberikan pemerintah untuk mengolola lahan, tetapi penggarap ini tidak bagus kerjanya makanya kita berhentikan,”ujarnya.

Komentar

Rekomendasi

Bupati Soppeng: Perbaikan Jalan Poros Desa Ganra Harus Cepat Selesai

NasDem Days Bakal Digelar di Makassar, DPD Soppeng Siap Hadir

Sekda Soppeng: ASN Harus Netral di Pilkada 2020

Soppeng Luncurkan Varietas Jagung Manis, Gubernur Nurdin Abdullah Siap Ekspor

Gubernur Sulsel Tanam Jagung Untuk Isi Pangsa Pasar Jepang

BPBD Soppeng Catat kerugian Akibat Banjir Mencapai Rp 39 Miliar

Pemkab Soppeng Terus Galakkan Subuh Mengaji    

Pasca Banjir di Soppeng, BPBD Belum Miliki Data Korban Bencana 

Majelis Dzikir Raodatul Jannah Bantu Warga Korban Banjir di Soppeng

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar