Puting Beliung hancurkan 19 rumah di Sidrap, satu orang tewas

Puting Beliung hancurkan 19 rumah di Sidrap, satu orang tewas / Arsyad

 

SIDRAP – Bencana alam angin kencang Puting Beliung kembali terjadi di Kabupaten Sidrap. Kali ini menerjang wilayah Panrengnge, Kelurahan Arateng, Kecamatan Tellu Limpoe, Sabtu malam, sekitar pukul 18.30 Wita.

Akibatnya, 19 rumah warga porak poranda, enam di antaranya rata dengan tanah, tujuh rusak berat, dan enam rusak ringan. Saat kejadian, warga kocar kacir mencari tempat perlindungan, namun nahas buat sepasang suami istri yang terkena reruntuhan rumah.

Akibatnya, Abdul Samad (55) menghembuskan nafas terakhirnya saat dibawa ke rumah sakit Amparita. Sementara istrinya Rahmah (50) mendapat perawatan intensif karena terdapat luka robek di bagian lutut dan kaki kanannya.

Selain itu, seorang lansia bernama Lakatuo (60) dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nene Mallomo karena mengalami luka berat patah tulang di bagian tangannya akibat tertimpah reruntuhan bangunan.

Iyangge (42) salah seorang korban mengaku, saat kejadian dia dan suaminya berada di kolong rumah panggung miliknya, tiba-tiba angin kencang langsung datang menerjang rumahnya.

“Saat kejadian, saya di kolong rumah bersama suami dan anak-anak. Namun tiba-tiba angin puting beliung datang. Itu pertamanya, dua, dan langsung menyatu menjadi satu dengan membentuk pusaran besar. Saya pun langsung berteriak dan mencari tempat perlindungan,” katanya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Icaming (45). Dia mengaku, saat kejadian mereka sedang santap makan malam lalu tiba-tiba terdengar suara gemuruh. Dia keluar melihat rumah tetangganya diterbangkan angin.

Sementara, Amma (50) istri almarhum Abdul Samad mengaku, kejadiannya begitu cepat.

“Saat angin datang, bapak sementara di bawah kolong rumah. Dia tertimbun reruntuhan rumah yang rubuh. Sementara saya dan anak anak selamat namun menderita luka-luka,” aku Amma disertai isak tangis.

Sekretaris Kabupaten Sidrap, H Ruslan langsung mendatangi lokasi setelah mendengar kabar adanya musibah puting beliung yang terjadi di wilayah kerjanya itu.

“Pak Bupati Sidrap, H Rusdi Masse sudah menginstruksikan semua instansi terkait datang ke lokasi untuk mendata dan memberikan bantuan kepada korban,” kata Ruslan.

Di lokasi, Pemkab Sidrap, bersama Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sidrap, Tagana dan Dinas Sosial melakukan pendataaan dan mengevakuasi warga.

Kepala BPBD Sidrap, Siara Barang mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan pendataan untuk memberikan bantuan. “Anggota kami telah melakukan pendataan di lokasi bencana. Dan selanjutnya akan diberikan bantuan baik itu sembako maupun pakaian,” ungkapnya.

Pasca puting beliung yang terjadi Sabtu malam, masih menyisahkan kesedian bagi para keluarga korban. Tak sedikit harta benda mereka yang bisa terselamatkan karena terjangan puting beliung. (A)

Arsyad

Berita Terkait
Direkomendasikan
Komentar
Terkini