Rakornas I KPPI di Bali, ini harapan Muslimat Bulan Bintang

Pengurus Pusat dan Wilayah Muslimat Bulan Bintang sebagai peserta Rakornas Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) di Bali.

Terkini.id, Bali – Muslimat Bulan Bintang yang turut serta ikut dalam rangkaian acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) di Bali sejak 23 hingga 25 Februari 2018. MBB menyampaikan kesan dan harapannya sebelum penutupan gelaran Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) pertama tersebut.

Ketua MBB Wilayah Sulawesi Selatan, Murniati, S.Ag kepada Makassar Terkini menyampaikan harapannya terkait pelaksanaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) pertama Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) di Bali.

Menurut pengurus KPPI Sulawesi Selatan ini mengatakan Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) menjadi organisasi netral terhadap seluruh partai-partai karena KPPI sebagai kelompok cipayung terhadap delegasi perempuan semua partai di Indonesia.

“KPPI tidak boleh menganaktirikan salah satu partai. Sebab organisasi inilah yang akan mengakomodir semua harapan perempuan Indonesia.

Harapannya melalui KPPI sekiranya mampu menyemangati semua caleg perempuan sesuai dengan afirmasi atau penetapan konstituai negara, minimal 30 persen mengakomodir caleg perempuan maupun pada bidang lainnya.

Menarik untuk Anda:

Sementara Ketua Umum MBB Pusat, Hj.  Ramdiyana Nuzul Qadrina mengatakan Muslimat Bulan Bintang akan mengakomodir caleg-caleg yang berpotensi kredibilitas tinggi dan mempunyai kemampuan yang berkualitas.

“Ini tentu bukan saja melaksanakan fungsinya sebagai caleg tetapi bisa memberi konstribusi secara internal khususnya di Partai Bulan Bintang”, papar Ramdiyana.

Terkait strategi Partai Bulan Bintang menghadapi Pileg 2019 mendatang, Murni menambahkan PBB tetap melakukan penjaringan caleg mulai dari tingkat pusat hingga daerah dengan mengacu pada jadwal KPU yang ditetapkan. Memang tidak bisa dipungkiri adanya gangguan psikologi PBB sekarang ini dengan pengumuman KPU bahwa PBB tidak masuk dalam daftar peserta Pemilu di Pileg 2019, namun PBB yang diketua oleh Prof Dr Yusril Ihza Mahendra melakukan pengajuan sidang mediasi kepada Bawaslu.

“Antara KPU dan PBB pada mediasi pertama KPU tidak menghiraukan panggilan Bawaslu dan pada sidang mediasi kedua sementara proses. MBB selaku badan otonimo Partai tidak surut semangat dengan informasi KPU itu, karena MBB yakin PBB akan tetap menjadi peserta pada pemilu mendatang”, ujar Murni.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Inovasi NasDem Bulukumba, e-KTA Bisa Jadi Kartu Diskon

Nasdem Tawari Habib Rizieq-UAS Ikut Pilpres, Ketua PA 212: Beliau Tak Punya Ambisi

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar