Makassar Terkini
Masuk

Rampas Mobil dan Tabrak Sejumlah Pengguna Jalan, Ternyata Pengemudi Punya Gangguan Jiwa

Terkini.id – Pengemudi Mobil Toyota Kijang Innova DD 1192 BW menabrak sejumlah pengguna jalan, di depan Kampus UMI, Urip Sumoharjo, Kota Makassar, Kamis 18 Agustus 2022.

Mobil menabrak becak motor, sepeda motor, dan tiga mobil. Warga dan pengendara yang emosi, langsung mengejar kendaraan tersebut. Sopir yang masih di dalam mobil, diamuk massa.

Orang yang mengemudi bernama, H Anas. Berdasarkan informasi dari pihak kepolisian bahwa, mobil Toyota Kijang Innova DD 1192 BW tersebut ternyata milik salah warga bernama, Yance. 

Yonce mengatakan pelaku awalnya menggunakan sepeda motor dan telah menabrak beberapa pengguna jalan. Disaat itu, pelaku sempat dikejar warga tepatnya di Jalan Tinumbu, Makassar dekat pasar Sunu.

“Pelaku langsung datang ke saya. Bilangnya turut-turun. Namanya saya tidak mau ribut dan turun dari mobil, kemudian mobil saya bawa kabur,” ungkap Yonce di lokasi kejadian.

Dari Jalan Tinumbu, pelaku kemudian membawa kabur mobil tersebut hingga menabrak pengendara di Jalan Urip Sumoharjo depan kampus UMI Makassar. Di sana, pelaku menabrak motor metic yang dikendarai seorang wanita dan turut menabrak motor becak (Bentor).

Mobil Yomce pun rusak parah akibat amukan massa yang menabrak pengendara jalan. Mobil tersebut juga telah diamankan oleh Satlantas Polrestabes Makassar.

“Saya sempat melapor ke Polsek, tapi setelah saya buka sosmed, ternyata mobil saya (yang dibawa kabur pelaku) nabrak dan diamuk massa,” jelasnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polrestabes Makassar, AKBP Zulanda mengungkapkan, berdasarkan informasi dengan pihak keluarga pengemudi, ternyata pengemudi tersebut memiliki penyakit gangguan kejiwaan. 

“Jadi kami yang bersangkutan kami amankan dan juga berkordinasi untuk mengarahkan ke RS Dadi Makassar,” ungkapnya.

Akibat kejadian tersebut mengakibatkan, sejumlah pengendara yang ditabrak oleh pelaku mengalami luka-luka, namun beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Sementara kerugian ditaksir puluhan juta rupiah.