Ramyadjie Curi Data Nasabah dan Belajar Skimming dari Komunitas di Internet

Kerabat Prabowo
Kerabat Prabowo, Ramyadjie Priambodo, saat membobol mesin ATM. (foto: dokumentasi polisi)

Terkini.id, Jakarta – Beberapa waktu lalu, Polda Metro Jaya meringkus seorang kerabat calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto, Ramyadjie Priambodo.

Ramyadjie diketahui merupakan salah satu pengurus di Tunas Indonesia Raya (Tidar), organisasi pemuda Partai Gerindra. Dia ditangkap atas dugaan pembobolan uang atau skimming BCA dengan kerugian Rp300 juta.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono membenarkan informasi penangkapan itu.

“Polisi memang menangani kasus dugaan pencurian dan atau mengakses sistem milik orang lain/skimming sesuai dengan Laporan Polisi tanggal 11 Februari 2019. Korban salah satu bank swasta,” kata Argo kepada wartawan.

Dari informasi kepolisian, Ramyadjie diketahui mendapatkan data-data nasabah lewat grup sebuah komunitas di dunia maya.

“Data para nasabah itu digunakan Ramyadjie untuk melancarkan aksi pembobolan uang para nasabah bank dengan cara skimming,” ujar Argo Yuwono, dikutip dari suara.com, Selasa, 19 Maret 2019.

Ramyadjie mendapatkan data nasabah dari sebuah grup komunitas di internet

Skimming ATM
Ilustrasi pembobolan ATM

Ramyadjie, kata Argo mendapatkan data nasabah dari black market di dalam internet. Dia ikut tergabung dalam kelompok black market tersebut.

“(Mendapatkan data nasabah) dari black market di dalam internet. Dia ikut tergabung dalam suatu kelompok di sana,” ungkapnya.

Akan tetapi pihaknya enggan menyebutkan nama grup yang diikuti Ramyadjie. Argo hanya menyampaikan, Ramyadjie mempelajari teknik skimming dan mendapatkan data-data rekening korban lewat grup tersebut.

“Dia (Ramyadjie) ikut dalam komunitas itu, terus saling tukar menukar informasi data nasabah dan bagaimana cara skimming,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan penyidik, Ramyadjie kerap menyamar sebagai wanita hijab saat melancarkan aksinya. Tersangka juga ternyata sudah 50 kali menggasak uang nasabah bank lewat modus skimming.

Saat ini polisi telah menahan Ramyadjie di Polda Metro Jaya, dan telah menyita barang bukti uang sebesar Rp 300 juta yang diduga merupakan hasil kejahatan yang dilakukan tersangka.

Komentar
Terkini
Politik

Hasil Konferda, KSB PDIP Sulsel Dipertahankan

Terkini.id -- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Provinsi Sulawesi Selatan baru saja menyelesaikan Konferensi Daerah (Konferda) di Hotel Claro Makassar,