Rapat Virtual, H. Ali Yafid Minta Laksanakan Amanat Kakanwil Kemenag Sulsel

Tulisan ini adalah kiriman dari Citizen, isi tulisan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.
Laporkan tulisan
H. Ali Yafid, Kepala Kantor Kemenag Bulukumba

Terkini.id, Bulukumba – Dalam rangka percepatan realisasi anggaran lingkup Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, Kanwil Kemenag Sulsel melalui Bagian Tata Usaha, menggelar rapat virtual evaluasi anggaran semester 1.

Dalam arahannya, Kakanwil H. Anwar Abubakar meminta agar pimpinan satker segera melaksanakan setiap program kegiatan khususnya pencegahan penyebaran Covid-19 sehingga target serapan anggaran dapat terealisasi.

“Kita berharap untuk semester 3, serapan anggaran dapat terealisasi 70 sampai 75 %,” harap Kakanwil.

Sementara Kabag Tata Usaha H. Faturrahman yang membuka rapat virtual ini menyampaikan masih ada beberapa satuan kerja (satker) yang belum mencapai target kinerja dan anggaran yang terlihat dari serapan anggaran dan masih dibawah 30 persen.

Hal tersebut berdasarkan dari data sistem perbendaharaan dan anggaran negara (SPAN), sebuah sistem aplikasi yang mendukung otomatisasi sistem dari pengguna anggaran yang ada di Kementerian/Lembaga.

Menarik untuk Anda:

Dari data tersebut, Kabag Tata Usaha menjelaskan untuk semester 1 di lingkup Kemenag Bulukumba, masih ada satker yang belum optimal serapan anggarannya, yaitu Satker Penyelenggara Haji dan Umrah yang masih 12,61 % dan anggaran pencegahan Covid-19 MTsN. 7 yang belum terserap.

Selain serapan anggaran, Kabag Tata Usaha juga menyoal tentang pelaksanaan tes SKB CPNS yang akan dilaksanakan di kabupaten/kota masing-masing dan pelaksanaan ujian kompetensi ASN sesuai amanat PMA Nomor 1 Tahun 2020 tentang Uji Kompetensi Bagi PNS Kementerian Agama khususnya bagi kepala madrasah dan pengawas.

Sedangkan Kepala Kantor Kementerian Agama H. Ali Yafid yang turut mengikuti rapat virtual pada selasa, 04 Agustus 2020 menyampaikan dari data SPAN realisasi anggaran Satker lingkup Kemenag Bulukumba hingga juli 2020 secara keseluruhan mencapai 57, 16 dengan rincian satker kantor Kemenag rata-rata 57,86 %, satker MTsN rata-rata 50, 48 %, dan satker MAN 64, 21 %.

Kakan Kemenag meminta, kepada pimpinan satker dan pengelola keuangan, agar amanat Kakanwil tentang percepatan program dan kegiatan dapat dilaksanakan yang mempengaruhi capaian target kinerja dan serapan anggaran.

Terkait satker PHU Kemenag Bulukumba yang masih rendah serapan anggarannya, Kakan Kemenag menyampaikan hal ini disebabkan karena pembangunan pusat layanan haji dan umrah terpadu baru saja dimulai pekerjaannya.

Sedangkan untuk satker MTsN. 7 Bulukumba disebabkan masih menunggu revitalisasi anggaran pada madrasah utamanya mengenai anggaran pencegahan penyebaran covid-19 madrasah.

Hal ini diamini Kepala Urusan Tata Usaha MTsN. 7 Bulukumba, Hawani menyebutkan proses pencegahan penyebaran covid-19 telah dilaksanakan di madrasah dan masih menunggu petunjuk dari Kanwil terkait revitalisasi anggaran khususnya akun yang akan direvitalisasi.

Selain itu, Hawani juga menyampaikan rendahnya serapan anggaran juga dipengaruhi oleh belanja gaji pegawai yang anggarannya lebih dari kebutuhan.

“Belanja gaji pegawai tinggi, sementara jumlah pegawai negeri sipil di MTsN. 7 Bulukumba hanya 3 orang pegawai,” terang Hawani. (sfl)

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Anggota Komisi V DPR RI, Sarce Bandaso Ucapkan Selamat Berkonfercab II DPC GMNI Tana Toraja

57 Orang Diamankan Petugas, Pelaku Diancam Pidana Berlapis

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar