Ratusan Pengungsi Gempa Sulteng Tiba di Bandara Lanud Hasanuddin Maros

Gempa Palu
Ratusan Pengungsi Korban Gempa Sulteng Tiba di Bandara Lanud Hasanuddin Maros

Terkini.id, Maros – Pasca gempa dan tsunami yang terjadi kemarin, Jumat, 28 September 2018, sebanyak 225 warga asal Sulawesi Tengah (Sulteng) mengungsi ke Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). Saat ini mereka tiba di Bandara Lanud Hasanuddin Mandai, Kabupaten Maros.

“Kita kedatangan 225 pengungsi dari Palu. Diangkut menggunakan Hercules TNI. Pemprov membantu fasilitasi dengan menyediakan tempat, tenaga medis, dapur umum di Asrama Haji Sudiang,” kata Penjabat Sekretaris Daerah Sulsel, Tautoto Tanaranggina.

Ratusan pengungsi tersebut tiba sekira pukul 16.00 Wita dan langsung diantar ke Asrama Haji Sudiang.

“Kami menindaklanjuti atas perintah Pak Gubernur melalui telepon kepada Pj Sekprov agar memfasilitasi bantuan ke para pengungsi,” ujarnya.

Tautoto juga telah melakukan koordinasi dengan Kabinda Sulsel dan Danlanud Hasanuddin, untuk melakukan berbagai upaya.

Baca juga:

“Kami memastikan mereka dalam kondisi sehat, baik dan kebutuhan yang ada terpenuhi. Sebagian pengungsi yang tiba dengan Hercules melanjutkan penerbangan ke Jakarta dan sebagian lagi dijemput keluarganya,” tambahnya.

Sejauh ini, Pemprov terus merespons cepat dengan mengirimkan bantuan tenaga dan logistik ke Sulteng.

Pemprov Sulsel melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulsel mendirikan posko informasi bencana gempa bumi dan tsunami Donggala Palu, di Gedung Pusdalops PB BPBD Provinsi Sulsel yang terletak di Jalan Perintis Kemerdekaan KM 11 Tamalanrea, Makassar.

Bagi masyarakat atau pihak yang membutuhkan informasi terkait gempa dan tsunami tersebut dapat menghubungi petugas piket, Andi Asriadi Taddampali di nomor telepon 0853-4109-9919 dan Hasriadi di nomor telepon 0853-9659-5150.

Komentar

Rekomendasi

Masa Darurat Covid-19, Kemendikbud Dorong Pemda Terapkan PPDB Daring

Pushidrosal Minta Warga Waspadai Cuaca Ekstrem di Perairan Samudera Hindia

Mobil Bantuan BNPB Dialihkan ke Luar Surabaya, Risma: Kalau Mau Boikot Jangan Gitu Caranya

Nihil Kasus Baru Corona, Gubernur Kalbar Izinkan Warga Salat Berjamaah di Masjid

Gegara Video Polisi Siksa Pria Kulit Hitam hingga Tewas, Warga Amerika Rusuh

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar