Ratusan UMKM Ikuti Pelatihan Pengembangan Usaha dari BRI dan PLUT Sulsel

PLUT Sulsel
Ratusan UMKM Ikuti Pelatihan Pengembangan Usaha dari BRI dan PLUT Sulsel

Terkini.id, Makassar – Sebanyak 100 pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dari berbagai kabupaten/kota Se-Sulsel mengikuti pelatihan pengembangan usaha di Makassar pada Kamis, 22 November 2018.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Bank Rakyat Indonesia bekerjasama Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Sulsel, diikuti peserta UMKM binaan PLUT Sulsel dan mitra BRI.

Kegiatan program kemitraan Bank rakyat Indonesia (BRI) ini mengambil tema “Mencetak Pengusaha Sukses Melalui Program kemitraan BRI” dihadiri oleh Kepala Divisi Kebijakan dan Pengembangan Bisnis Mikro Bank BRI Sony Harsono, Wakil Pimpinan Wilayah (Wapimwil) Makassar, Yogie Indratenaya, Kepala Diskop Sulsel, diwakili kabid usaha dan Pembiayaan Diskop UKM Sulsel Moh Ichwan, kepala UPT PLUT Sulsel, Andi Diah dan konsultan PLUT Sulsel.

Dalam sambutannya, Sony Harsono mengatakan, sebagai salah satu bank skala besar di Indonesia, BRI terus berkontribusi membantu seluruh lapisan masyarakat.

“Baik dari sisi bisnis melalui penyaluran kredit maupun program kemitraan meningkatkan kapasitas pelaku usaha, maupun program pendidikan dan lingkungan,” terangnya.

Adapun kepala UPT PLUT Sulsel, Andi Diah menyambut dan mengapresiasi kegiatan yang digelar BRI bersama PLUT Sulsel.

“Dengan kemitraan ini BRI makin mendekatkan ke UMKM serta membantu UMKM bisa naik kelas,” ungkap Andi Diah.

Dalam pelatihan selama dua hari ini diisi dengan materi motivasi kewirausahaan dan keuangan UMKM dari BRI International Institute for Microfinance & Financial Inclusion (BRIIM), materi literasi keuangan dari OJK Regional 6 Sulampua, pengembangan produk dan kemasan dari praktisi, serta materi manajemen usaha dari konsultan PLUT Sulsel.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Kampus

Teater Kondobuleng Terbang Menuju PTN

Terkini.id,Makassar - Tim Teater Rakyat Kondobuleng dari Sanggar Seni Tradisional Ilologading Paropo Makassar, terbang dengan pesawat Batik ke Samarinda menuju Pertemuan Teater Nasional (PTN)