Ratusan warga kepung kantor DPRD Soppeng, ini penyebabnya

Ratusan masyarakat Soppeng mengepung kantor DPRD.

Terkini.id,Soppeng – Ratusan masyarakat Soppeng mengepung kantor DPRD terkait aktivitas pekerjaan pengerukan dan pembuatan pulau yang mengakibatkan pendapatan nelayan di danau tempe merugi.

Masyarakat kecamatan Marioriawa mempermaslahkan limbah proyek besar seperti solar di danau dan ikan-ikan juga banyak mati.

Perlu diketahui masyarakat Marioriawa rata mata pencariannya hanya di danau Tempe, akan tetapi adanya pekerjaan pengerukan dan pembuatan pulau di danau tersebut sehingga membuat masyarakat rugi besar.

Jusman, salah seorang warga warga Batu-Batu mengatakan bahwa mata pencariannya di danau Tempe saat ini merugi dan proyek ini juga masih lama.

“Ada solar di danau Tempe, ada ikan hidup dan ada ikan yang tidak memeliki sisik, kami juga merugi”, ungkapnya.

Sementara dari pihak Dinas Lingkuan Hidup, Andi Aswan Said mengatakan akan menghadap ke provinsi terkait  dampak lingkungan yang dialami warga di danau Tempe

“Jika memeng benar ada pencemaran, akan ada sanksi yang diberikan untuk pihak kontraktor,“ujarnya

Sementra itu, Angota Komisi 2 DPRD Soppeng, Nasbidin mengatakan kami menerima apa yang dikeluhkan masyarakat.

“Mudah-mudahan pihak terkait bisa mengetahui apa keluhan masyarakat,”imbunya.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Bulukumba

Breaking News: Buruh PT Lonsum Mogok Kerja

Terkini.id,Makassar – Seribuan karyawan baik pabrik dan kebun PT London Sumatera (Lonsum) di Bulukumba, perusahaan perkebunan bergerak di industri perkebunan kelapa sawit dan karet, kembali
News

Terima Kasih Pembaca, Terkini.id 16 Tahun

Terkini.id, Makassar - Tanggal 7 Juli 2019 lalu, media Makassar Terkini yang telah bertransformasi dari majalah menjadi media online terkini.id, merayakan ulang tahun ke-16.Sejumlah