Raup Untung dari Pandemi, Penjual APD: Pliss Jangan Doain Covid Ilang Dulu

Terkini.id, Jakarta – Seorang netizen dengan nama akun Ikancupang atau @skidipapap95 yanh diduga merupakan penjual APD meminta orang-orang agar tak mendoakan wabah Covid-19 segera berakhir.

Pasalnya, di masa pandemi ini ia mengaku mendapat banyak untung karena jualan APD.

Cuitan penjual Alat Pelindung Diri (APD) itu sontak viral setelah dibagikan akun Instagram Lambe_Turah, pada Jumat 25 September 2020.

“Gak getohhhh juga kaleeeeee,” tulis Lambe_Turah menanggapi cuitan ikancupang tersebut.

Mungkin Anda menyukai ini:

Dalam cuitannya, netizen di media sosial Twitter tersebut justru bersyukur dengan adanya pandemi Covid-19.

Baca Juga: Diduga Bunuh Diri, Pasien Covid-19 Tewas Terjatuh dari Lantai Lima...

“Pliss atuh jangan doain covid ilang dulu. Aing (saya) kan dapet duit dari sana. Oni alhamdulillah hasil penjualan apd boho di sore hari ini. Ntar dulu ya doa covidnya,” cuitnya.

Dalam cuitannya, Ikancupang juga melampirkan sebuah video yang memperlihatkan produk APD yang dijualnya.

“Ini Kamis 24 September jam 14 lebih 22 menit, untuk Bapak Bambang, ini ready stok banyak, barang mantap ditunggu,” ujarnya.

Baca Juga: Kenali Long Covid-19, Gejala Berbulan-bulan, Meski Telah Dinyatakan Negatif

Unggahannya itupun sontak menuai kecaman keras dari warganet. Menurut mereka, tidak selayaknya netizen itu malah meminta wabah virus tersebut jangan berhenti.

Pasalnya, kata warganet, sudah banyak orang yang meninggal akibat terpapar virus yang mewabah di hampir seluruh dunia itu.

Bahkan, sejumlah orang yang mengenal netizen itu mengirim chat bernada kecaman ke WhatsApp Ikancupang.

“Ini penyakit gila, udah berapa banyak orang meninggal. Lo kira tukang gali kubur tiap hari berdoa biar banyak yang meninggal?” demikian isi pesan WhatsApp seseorang kepada Ikancupang seperti dilihat dari tangkapan layar yang dibagikan akun Lambe_Turah.

“Kan gue nyuruh orang buat doain covid ada terus? Gua sendiri juga mau covid udahan. Kalau hanya dengan doa tapi yang lain masih pada ngayap ngayap atuh percuma,” jawab Ikacupang.

Bagikan