Masuk

Benny Mamoto Dibully Warganet Terkait Pernyataannya, Refly Harun: Sebagai Pensiunan Bintang Dua Nggak Mungkin Tidak Punya Insting

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Ahli Hukum Tata Negara Refly Harun memberikan komentarnya terkait Ketua Harian Kompolnas Benny Mamoto yang mengaku terus dibully lantaran pernyataannya terkait kasus tewasnya Brigadir J.

Lewat kanal YouTube miliknya, Refly Harun menyebutkan sebagai pensiunan bintang dua harusnya Benny memiliki insting untuk melihat adanya kejanggalan dalam kasus itu.

Seperti diketahui, Benny Mamoto di awal-awal kasus ini merebak memang sempat diduga memberikan keterangan palsu tidak adanya kejanggalan serta menyebutkan adanya insiden baku tembak dan pelecehan seksual di dalamnya.

Baca Juga: Refly Harun Bicarakan Skenario Jegal Anies Baswedan: Jadikan Tersangka

“Allahu Akbar! Orang awam saja yang memperhatikan dari jauh saja sudah ketahuan,” ucapnya dalam kanal YouTube Refly Harun yang dikutip Rabu 10 Agustus 2022.

Lebih lanjut lagi, Refly menilai sejumlah kejanggalan itu bisa dinilai oleh publik seolah terjadi sebuah hal yang salah perihal tewasnya Brigadir J.

Refly pun secara khusus menyinggung soal pengumuman yang tertunda selama 3 hari setelah kasus itu terjadi.

Baca Juga: Diusulkan Jadi Sekjen PBB, Refly Harun Singgung Kemampuan Bahasa Asing Jokowi

“Itu saja sudah mencurigakan, karena kalau misalnya kematiannya wajar dalam proses accident maka tidak akan ada delay, dilaporkan apa adanya tapi ini delay 3 hari masa kita tidak curiga, apalagi Benny Mamoto pensiunan bintang dua. Rasanya nggak mungkin tidak punya insting,” ujar Refly.

Refly sangat menyayangkan soal pernyataan yang dilontarkan oleh Benny Mamoto terkait tidak ada yang aneh dalam kasus tewasnya Brigadir J.

“Patut disayangkan kalau melihat pernyataan-pernyataan Benny Mamoto yang mengatakan tidak ada yang aneh, gimana rasanya tidak ada yang aneh?” lanjut Refly.

Hingga saat ini belum ada tanggapan dari Benny Mamoto soal pernyataan yang dilontarkan oleh Refly Harun tersebut.

Baca Juga: Refly Harun Soroti Aktivitas Ganjar: Dia Sudah Kebelet untuk Kampanye Keliling Daerah

Benny Mamoto pun memberikan pernyataannya terkait bullyan yang diterima terkait pernyataannya soal kasus tewasnya Brigadir J.

Menurut Benny, pernyataan yang dia lontarkan adalah kutipan dari keterangan Kapolres Jakarta Selatan yang kala itu menjabat.

“Contoh, saya di-bully habis-habisan gara-gara mengutip pernyataan Kapolres Jaksel. Kan saya cek ke sana, ada kendala atau tidak, ya itu yang saya terapkan,” pungkas Benny, dikutip dari CNNIndonesia.com, Rabu 10 Agustus 2022.