Ini Tanggapan PT PLN Pusat Jakarta, Terkait Pidato Presiden Joko Widodo

Tulisan ini adalah kiriman dari Citizen, isi tulisan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.
Laporkan tulisan
Kantor pusat PT PLN (*google)

Terkini.id, – Jakarta, 1 April 2020, Menjawab permasalahan yang muncul di berbagai “perbincangan miring” media sosial FB dan WAG, maka kami awak media mencoba mencari pembenaran informasi agar tidak menimbulkan masalah lain yang biasa ditenarkan dengan ungkapan “HOAX.” Maka ini, pemberitaan resmi PLN Pusat Jakarta lewat pesan WA Humas PT. PLN UIW SULSELRABAR, kepada wartawan Rabu malam (01/04/2020).

Press Release No 091.PR/STH.00.01/IV/2020, Pembebasan Tagihan dan Diskon Listrik Bertahap Mulai Hari Ini.

Pasca pidato tersebut, PLN langsung menjalankan langkah taktis untuk melaksanakan kebijakan Presiden Joko Widodo dalam kaitannya untuk membebaskan pembayaran listrik bagi 24 juta pelanggan dengan daya 450 Volt Ampere (VA) dan memberikan diskon 50 persen bagi 7 Juta pelanggan dengan daya 900 VA bersubsidi. Keringanan biaya listrik ini akan berlaku selama tiga bulan yakni April, Mei, dan Juni 2020.

Hal ini dilakukan sebagai tindakan konkrit dan kepedulian PLN dalam upaya untuk meringankan beban masyarakat akibat wabah pandemi Covid-19.

“Kemarin, PLN langsung menyiapkan pelaksanaan teknis atas kebijakan pidato Bapak Presiden Joko Widodo. Pelanggan 450 VA dan 900 VA bersubsidi di PLN ada dua jenis, yakni yang memakai kWh meter pascabayar dan prabayar atau menggunakan token. Untuk yang pascabayar, tidak ada masalah, karena pembebasan tagihan akan diterima pelanggan pada setiap periode pembayaran” ujar Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini.

Baca juga:

Zulkifli menambahkan, Sementara untuk pelanggan pra bayar akan diberikan token gratis sebesar pemakaian bulanan tertinggi dari pemakaian tiga bulan terakhir.

“Saat ini ada sekitar 24 juta data pelanggan 450 VA, ditambah 7 juta pelanggan 900 VA bersubsidi yang harus dimasukkan ke dalam sistem. Proses ini akan tuntas dalam sepekan ke depan, sehingga seluruh pelanggan yang digratiskan dan mendapatkan diskon sudah dapat terlayani seluruhnya. Mekanismenya kami buat yang paling mudah dan mungkin, sehingga tidak menyulitkan pelanggan.” Imbuhnya.

Sementara itu, pelanggan yang terlanjur membeli token, token gratis akan tetap diperhitungkan pada pembelian bulan berjalan.

“Jadi token yang telah dibeli tidak hilang” Ujar Zulkifli.

Program pembebasan tagihan dan keringanan pembayaran tersebut dimaksudkan untuk melindungi masyakarat yang paling terdampak pandemi.

“Harapan kami, ini bisa meringankan ekonomi untuk masyarakat ditengah menghadapi pandemi virus covid-19,” pungkas Zulkifli

Komentar

Rekomendasi

BBKSDA Sulsel Gelar Webinar Meretas Jalan Satwa Liar Kembali ke Alam Dimasa Pandemi

Cek Fakta, Sempat Viral di Medsos Ini Akhirnya

Objek Wisata Mangrove Lantebung di Lirik Prof Yusran

Menteri LHK: Pemda Berperan Penting Atasi Perubahan Iklim

Diskusi Internasional, Menteri Siti Bicara Peran Penting Pemda Atasi Perubahan Iklim

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar