Respon Pembekuan Lembaga Kemahasiswaan, Mahasiswa Unhas Gelar Demonstrasi

Ratusan Mahasiswa Unhas yang tergabung dalam Solidaritas Mahasiswa Unhas menggelar demonstrasi siang tadi (03/09). Demonstrasi ini merupakan respon dari tidak diakuinya beberapa organisasi kemahasiswaan oleh birokrat Unhas lantaran tak menyutujui Peraturan Rektor terkait organisasi kemahasiswaan.

Rentetan aksi demonstrasi ini diawali dengan berkumpul di Student Centre, FEB Unhas. Kemudian massa aksi mulai berjalan mengelilingi fakultas-fakultas di Kampus Merah untuk memanggil mahasiswa yang ingin bergabung dengan massa aksi. Setibanya di titik kumpul, massa aksi kemudian bergerak menuju gedung rektorat untuk menyampaikan aspirasinya.

Massa aksi yang mengenakan almamater merah kemudian mulai bergiliran menyampaikan aspirasinya. Sampai beberapa saat, telah terkonfirmasi bahwa Ibu Rektor tak ada di lokasi aksi. Namun hal ini tak menyurutkan niat mahasiswa yang hendak menyampaikan keluh kesahnya terkait kondisi kampusnya. Aksi tetap berlanjut sebagaimana rencana dan target awal.

Baca Juga: Murka Rizieq Divonis 4 Tahun Penjara, ‘Pasukan Berpeci’ Beringas Tendangi...

Erikius Sumule selaku Presidium BEM FISIP Unhas menyatakan “Kalau awalnya itu kumpul orang di  student centre ekonomi, baru jalan kelilingi semua fakultas. Hasilnya itu, rektor bilang tidak ada pembekuan atau tidak diakui setiap lembaga yang tidak menerima PR Ormawa. Tapi tetap terbatas dana dan rekomendasi dan akan ada dialog lagi bersama 15 Petinggi BEM Fakultas membahas masalah PR Ormawa,” dari wawancara di lokasi.

Perjalanan panjang isu OR Ormawa di Unhas tengah memasuki babak baru. Pasca beberapa riak gerakan yang dilakukan untuk merespon isu ini, aksi demonstrasi tadi berhasil menekan Rektor Unhas untuk mencabut pembekuan tiga lembaga kemahasiswaan yang sebelumnya statusnya dicabut oleh pihak dekanat lantaran tak menyetujui peraturan rektor yang dianggap terlalu jauh mengintervensi ormawa di kampus merah.

Bagikan