Ribuan Hektar Tanaman Jagung Terserang Hama, Begini Desakan Komisi II DPRD Jeneponto

Anggota DPRD Jeneponto dari komisi II bersama Kadis Pertanian Jeneponto mamantau langsung tanama jagung kuning yang terserang hama ulat Grayak di Kecamatan Bontoramba

Terkini.id, Jeneponto – Ribuan hektar tanaman jagung kuning diserang hama ulat Grayak di berbagai wilayah di Kabupaten Jeneponto.

Masalah yang dialami para petani itu membuat anggota DPRD Jeneponto dari Komisi II mamantau langsung tanaman jagung kuning yang terserang hama dan tentunya sangat berpotensi membuat petani gagal panen.

Pemantauan lahan pertanian di Kecamatan Tamalatea dan Bontoramba  dipimpin oleh ketua komisi II, Hanafi Sewang.

“Setelah kami membaca berita di media online terkait ribuan hektar tanaman jagung kuning terserang hama, maka kami dari Komisi II DPRD yang membawahi Dinas Pertanian turun meninjau langsung tanaman jagung milik petani yang di serang hama ulat grayak,” kata Ketua Komisi II DPRD Jeneponto, Hanafi Sewang.

Menurutnya, untuk memantau tanaman jagung yang terdampak hama ulat grayak di kecamatan Bontoramba dan Kecamatan Tamalatea, Komisi II didampingi langsung oleh Kepala Dinas Pertanian H Ahmad, PPK dan PPL.

Menarik untuk Anda:

Usai memantau tanaman jagung kuning  yang terdampak serangan hama di dusun Cinrana kelurahan Bontoramba, kecamatan Bontoramba. Komisi II meminta pihak dinas pertanian Jeneponto untuk segera melakukan pembasmian haman untuk mencey gagal panen.

“Setelah kita melihat langsung kondisi jagung yang terserang hama ulat Grayak itu, kita minta Dinas Pertanian untuk sesegera mungkin melakukan upaya pembasmian hama dalam mencegaha agar hama ulat tersebut tidak menyebar luas ke tanaman lainnya,” jelas Hanafi Sewang

Hanafi Sewang manambahkan, hama yang menyerang tanaman jagung kuning para petani itu sangat berpotensi membuat petani gagal panen.

“Jika ini tidak ditangani cepat, maka yakin saja petani akan gagal panen, tentunya jika itu terjadi produksi jagung tahun ini akan mengalami penurunan yang cukup besar,” ujarnya.

Dimana sebelumnya, Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian Kabupaten Jeneponto, Bambang mengatakan, pihak Dinas Pertanian mengalami kendala untuk melakukan pengendalian hama.

“Perkembangan hama itu sangat cepat, sehingga perlu pengendalian dini, namun untuk pengendalian hama tersebut, Dinas Pertanian Jeneponto kekurangan sarana hand sprayer dan pestisida,” pungkasnya.

Bambang pun berharap kepada Pemerintah Dinas Ketahanan Pangan dan TPH Provinsi Sulawesi Selatan untuk segera membantu memfasilitasi alat tersebut.

“Untuk pengendalian dini, kami sangat mengharapkan Dinas Ketahanan Pangan dan TPH Provinsi Sulawesi Selatan dan Kementerian Pertanian RI untuk dapat  untuk mempasilitasi kekurangan kami di Dinas Pertanian Jeneponto,” harapnya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Percepat Pencegahan Stunting, Pemkab Jeneponto Lakukan Hal Ini

Polres dan Disdikbud Jeneponto Kerjasama Pengembangan Pendidikan Keselamatan Berlalu Lintas

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar